Riaupos.co
19/02/2020
 
28 Ribu Blangko KTP-el  Tiba
RAMAI: Warga ramai memadati stan Disdukcapil di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru untuk melakukan pengurusan berbagai macam surat menyurat termasuk pembuatan KTP-el, Selasa (11/2/2020). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)

28 Ribu Blangko KTP-el Tiba
Jumat, 14 Februari 2020 - 12:02 WIB
 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Warga yang selama ini menantikan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) selesai dicetak bisa bernafas lega. Awal tahun ini, Pemko Pekanbaru menerima total 28 ribu blangko KTP-el dari Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementrian Dalam Negeri.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru Irma Novrita merinci, sebanyak 10 ribu blangko KTP-el telah diterima awal Januari lalu. Lalu, jumlah ini bertambah 8 ribu lagi di akhir Januari. Kemudian, pertengahan Februari nanti akan diterima lagi sekitar 10 ribu.

"Kita dapat 10 ribu blangko lagi pada Februari ini. Ini yang ketiga dalam tahun ini. Jadi, totalnya 28 ribu selama awal 2020," kata dia, awal pekan lalu.

Dijelaskannya, sejak awal tahun ini, pihaknya sudah mencetak sebanyak 11.299 keping KTP-el. Sedangkan KTP-el yang tertunda cetak selama 2019 mencapai 30 ribu keping.

Dia mengklaim, pemilik KTP-el yang sudah cetak merata dari 12 kecamatan. Mereka bisa mengambil KTP itu di Kantor Disdukcapil Kota Pekanbaru. "Ada juga yang bisa mengambilnya di UPT kecamatan," imbuhnya.

Irma melanjutkan, pihaknya akan menggesa proses cetak KTP-el masyarakat yang sudah merekam data. "Kami akan memprioritaskan masyarakat yang sudah lama memegang surat keterangan pengganti KTP-el," imbuhnya.

Jumlah pasokan blangko ini diperkirakan akan signifikan mengurangi pencetakan KTP-el yang sudah rekam data namun tertunda sebanyak 30.000 keping. Sepanjang 2019, memang banyak warga yang belum menerima pencetakan KTP-el. Pasalnya tahun lalu ketersediaan blangko KTP-el di Disdukcapil Kota Pekanbaru sangat terbatas.

Dari data Disdukcapil Kota Pekanbaru, ada 30 ribu lebih KTP el yang tertunda proses cetaknya selama 2019. Mereka tercatat melakukan perekaman pada tahun lalu. Jumlah ini belum termasuk 3.000 data yang berubah data 2017 silam. Ini dengan adanya perubahan data pasca pemekaran kelurahan kala itu.

Kondisi pasokan KTP-el di tahun ini lebih baik daripada tahun lalu. Tertundanya pencetak KTP-el tahun lalu karena jumlah yang sangat terbatas, yakni hanya sekitar 500 keping per bulan. "Jumlah ini jauh dari keperluan blangko KTP-el di Pekanbaru pada akhir tahun lalu. Namun awal tahun ini pasokan blangko KTP-el bertambah. Dan kami sudah cetak belasan ribu keping KTP-el awal tahun ini," singkatnya.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Kota




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video | Kampar | Rokan Hulu | Rokan Hilir | Siak | Bengkalis | Dumai | Kepulauan Meranti | Indragiri Hilir | Indragiri Hulu | Pelalawan | Kuantan Singingi | Kick Out Hoax |