Riaupos.co
25/02/2020
 

Sejumlah Proyek Terancam Molor
Selasa, 07 Januari 2020 - 08:32 WIB
 

KAMPAR (RIAUPOS.CO) -- Memasuki awal 2020, sejumlah proyek yang sudah dikerjakan sejak 2019 terlihat belum selesai. Wakil Ketua DPRD Kampar Repol melakukan inspeksi mendadak pada Senin (6/1) pagi ke tiga proyek pembangunan dan renovasi.

Fokus politis Partai Golkar masih sebatas proyek di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kota Bangkinang saja.

Tiga proyek yang didatangi Repol adalah renovasi gerbang Islamic Center Bangkinang atau Masjid Al-Ihsan Markaz Islamy yang ada di tepi Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat.

Lalu proyek pembangunan pintu gerbang Kota Bangkinang yang berada di jalan yang sama di perbatasan dengan Kecamatan Salo. Terakhir proyek pembangunan hanggar alat berat yang berada di pinggir Kota Bangkinang.

Salah satu proyek yang diragukan Repol selesai tepat waktu adalah renovasi gerbang Islamic Center Bangkinang. Saat datang ke lokasi, para pekerja bangunan masih melakukan pengerjaan struktur yang terlihat masih dalam proses. Kayu-kayu penopang pembangunan masih terpasang kuat. Sejumlah tukang juga terlihat sedang mengerjakan struktur besi di bagian samping halaman masjid terbesar di Kabupaten Kampar tersebut.

Bakal molornya pengerjaan gerbang megah tersebut tidak dibantah mandor proyek, Harlis, yang sedang mengawasi pengerjaan proyek tersebut. Namun dirinya yakin pengerjaan proyek senilai Rp600 jutaan itu akan segera selesai. Dirinya sendiri meyakinkan Repol yang hanya didampingi sopirnya pagi itu, pengerjaan akan siap dalam sepekan ke depan.

"Sisa hari tak terkejar, tapi sepekan lagi selesai. Kan tinggal yang kecil-kecil, saat ini tukang terus bekerja, hanya libur pada hari Rabu. Memang pekerjaan seperti ini kan tidak bisa diburu-diburu, karena strukturnya harus kuat," terangnya.

Menurut Harlis, hampir tidak ada kendala selama pengerjaan proyek tersebut. pembayaran para tukang bangunan juga lancar. Persoalan keuangan terkait proses pembangunan yang dikerjakan oleh kurang dari sepuluh tukang hari itu menurut Harlis juga tida ada masalah.

Khawatir proyek renovasi itu molor, Repol mengatakan secara kelembagaan pihaknya akan melakukan konfirmasi ke Dinas PUPR Kabupaten Kampar. Apalagi proyek renovasi gerbang Islamic Center itu sudah mulai dikerjakan sejak 10 Oktober 2019.

Dengan waktu pengerjaan 90 hari, tenggat waktu penyelesaian sudah sangat dekat.

"Bisa dilihat dari kondisinya, saya tidak yakin itu bisa selesai dalam sepekan. Kalau dia bilang sepekan harusnya hari ini sudah masuk tahap finishing. Kami akan segera menyurati Dinas PUPR Kampar terkait hal ini," sebut Repol.

Repol sangat menyayangkan proyek yang tidak begitu rumit bisa molor. Dirinya menyebutkan, sebelum berbicara dengan Dinas PUPR terkait proyek yang paling dekat dengan pusat pemerintahan itu, Repol akan mendalami permasalahannya terlebih dahulu.(end)




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video | Kampar | Rokan Hulu | Rokan Hilir | Siak | Bengkalis | Dumai | Kepulauan Meranti | Indragiri Hilir | Indragiri Hulu | Pelalawan | Kuantan Singingi | Kick Out Hoax |