Riaupos.co
18/08/2019
 
 Pemkab Komit Wujudkan Masyarakat yang Sehat Menuju Pelalawan EMAS
HM HARRIS

MELALUI PROGRAM PELALAWAN SEHAT
Pemkab Komit Wujudkan Masyarakat yang Sehat Menuju Pelalawan EMAS
Jumat, 14 September 2018 - 18:42 WIB
 
Di mana di Kabupaten Pelalawan, ada enam puskesmas yang telah berhasil meraih sertifikat akreditasi dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (KFKTP). Kedua puskesmas tersebut yakni Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Ukui, Puskesmas rawat jalan Kecamatan Pangkalan Kerinci, Puskesmas Kecamatan Langgam, Puskesmas Kecamatan Pangkalan Lesung, Puskesmas Kecamatan Bunut dan Puskesmas Kecamatan Pangkalan Kuras 1.

Dengan adanya kelulusan akreditasi dua puskesmas di Pelalawan ini, membuktikan bahwa Program Pelalawan Sehat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan baik itu jumlah, standar dan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Pelalawan telah diakui secara nasional. Ke depannya, ditargetkan seluruh puskesmas dikabupaten Pelalawan akan memiliki akreditasi. Kemudian pemberantasan penyakit menular dan pengendalian kasus-kasus penyakit tidak menular. Penanggulangan kasus gizi buruk, penanganan jaminan persalinan dengan ditanggung oleh negara.

“Program Pelalawan Sehat ini, juga dibarengi dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatannya, sehingga keinginan untuk menjadikan masyarakat sehat dengan kualitas dari tenaga kesehatan yang profesional dapat tercapai maksimal,’’ kata Harris.

Jadi, Program Pelalawan Sehat, memang dinilai telah berhasil dalam aplikasinya. Di mana dengan adanya Pelalawan Sehat, masyarakat pun menjadi terbiasa bergotong royong membersihkan lingkungannya, sehingga tercipta masyarakat yang sehat dan lingkungan yang sehat, nyaman dan asri.

‘’Masyarakat yang sehat adalah modal dasar dalam membangun suatu daerah. Untuk itu, kita berharap agar upaya Pemkab Pelalawan ini harus didukung oleh peran aktif seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pelalawan, sehingga visi Inovasi Menuju Pelalawan Emas (Ekonomi Mandiri, Aman dan Sejahtera) dapat tercapai dengan maksimal,” ungkapnnya.

Harris menyebutkan, saat ini berkat Pelalawan Sehat, Pemkab Pelalawan telah memiliki 14 Puskesmas di 12 kecamatan, 40 Puskesmas Pembantu (Pustu), 93 Poskesdes dan 1 RSUD yakni BLUD RSUD Selasih.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dsikes) Kabupaten Pelalawan dr Endid R Pratiknyo menambahkan, bahwa keberhasilan program Pelalawan Sehat ini, juga telah diakui keberhasilannya oleh pemerintah pusat.

Melalui Kementerian Kesehatan RI, telah menunjuk dan menetapkan Kabupaten Pelalawan sebagai salah satu daerah di Indonesia yang siap dalam menjalankan program Internsip Dokter Indonesia (PIDI). Dan program ini adalah Proses pemantapan mutu profesi dokter untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan, secara terintegrasi, komprehensif, mandiri serta menggunakan pendekatan kedokteran keluarga dalam rangka pemahiran dan penyelarasan antara hasil pendidikan dengan praktik dilapangan. Sedangkan PIDI dilaksanakan selama 1 (satu) tahun, yaitu 8 bulan di rumah sakit dan 4 bulan di Puskesmas.

“Jadi, ada 1 rumah sakit dan dua puskesmas di Kabupaten Pelalawan yang ditunjuk Kemenkes RI untuk menjalankan PIDI ini. Yakni RSUD Selasih, Puskesmas Pangkalan Kerinci 1 dan Puskesmas Pangkalan Kuras 2,” ujarnya.

Selain itu, sambung mantan Kepala Puskesmas Kecamatan Langgam ini, untuk meningkatkan pembangunan bidang kesehatan, saat Diskes Pelalawan juga tengah mempersiapkan 6 puskesmas untuk menjadi wadah atau wahana pendidikan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam program Dokter Layanan Primer (DLP). Di mana DLP ini merupakan jenjang baru pendidikan kedokteran di Indonesia yang dilaksanakan setelah program profesi dokter dan program internship yang setara dengan jenjang pendidikan profesi spesialis.

Dokter Layanan Primer ini nantinya secara konsisten akan menerapkan ilmu kedokteran keluarga, ditunjang dengan ilmu kedokteran Komunitas dan Ilmu Kesehatan Masyarakat. Selain itu, mereka juga dituntut untuk mampu memimpin pelayanan kesehatan primer.  

“ Ya, ada enam puskesmas yang kita persiapkan untuk menjadi wahana pendidikan DLP yakni Puskesmas kecamatan Langgam, Puskesmas Pangkalan Kerinci I, Puskesmas Kuras I, Puskesmas Bunut, Pusksmas Pangkalan Lesung dan Piskesams Ukui. Sedangkan ke enam puskes yang dipersiapkan untuk menjalankan program DLP ini, adalah puskesmas yang telah terakreditasi,’’ ujarnya.

Semua ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Serta menjawab tantangan masalah kesehatan kedepannya yang akan semakin kompleks.

‘’Maka ke depannya kita akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik, maksimal dan profesional kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan,” tutupnya.(amn)





Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video |