Bergelantungan with Style
(FOTO KOLEKSI PRIBADI)

Bergelantungan with Style
Selasa, 15 Mei 2018 - 10:22 WIB >
 
Meski terbilang berbeda dan lebih menantang, namun masih ada kesamaan antara yoga basik dengan aerial yoga ini. Dilanjutkan Nila, gerakan pada aerial yoga hampir sama dengan yoga pada umumnya. Hanya saja, ada beberapa modifikasi. Seperti gerakan tubuh yang menggantungkan kaki lurus ke atas dan kepala yang menghadap posisi ke bawah. Ini  disebut dengan inversion.

Gerakan lainnya adalah gerakan tubuh seperti melayang-layang serta berayun-ayun. “Gerakan yoga inilah yang berbeda dengan yoga pada umumnya. Namun yoga jenis ini juga memberikan beberapa manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Seperti melatih ke seimbangan serta koordinasi pada tubuh, juga meningkatkan body awareness yang disertai dengan posisi-posisi serta sikap tubuh yang benar,” sambung wanita humble ini.

Gerakan yang dilakukan sepintas terlihat ekstrem ya Ladies. Kadang kaki bisa ke atas. Kepala pun bisa berasa di bawah. Namun, menurut Nila semua akan terasa mudah jika berlatih secara rutin dan tepat. Terlebih jika disokong dengan kekuatan otot, flexibility tubuh dan selalu mendengarkan instruksi dari instruktur.

Jika Ladies tertarik mengikuti aerial yoga, pastikan Ladies sudah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Banyaknya gerakan yang mengharuskan posisi kepala pada bagian bawah dalam keadaan menggantung, akan membawa dampak tidak baik bagi penderita penyakit tertentu.

“Ya biasanya memang kita harus tahu dulu riwayat kesehatan peserta. Seperti darah tinggi, sebaiknya tidak mengikuti gerakan yang kepala di bawah atau inversion. Wanita hamil juga tidak boleh mengikuti aerial yoga. Termasuk penderita vertigo atau yang baru operasi caesar,” jelasnya.

Nah, tuh. Dicatat ya Ladies. Jika kamu mengalami kondisi tersebut, sebaiknya pilih olahraga jenis lain yang memang cocok untuk kondisi fisikmu. Sedangkan buat Ladies yang kondisi fisiknya oke, pastikan juga kamu tidak mencoba berlatih aerial yoga ini sendirian ya alias don’t try this at home. Why? Ya karena olahraga ini membutuhkan pengawasan langsung dari ahlinya guys. Alat yang digunakan juga nggak semabarangan seperti yang kita bahas di atas tadi.

Sebagai instruktur aerial yoga yang sudah merasakan manfaat besar dari olahraga satu ini, Nila berharap ke depan aerial yoga bisa semakin dikenal di masyarakat. “Selain itu, saya juga berharap semoga ke depannya para praktisi yoga bisa mencoba dan mengikuti kelas aerial yoga ini. Karena saya lihat di Pekanbaru, aerial yoga belum begitu banyak dilakoni. Semoga yoga aerial bisa lebih berkembang lagi seperti yoga matras pada umumnya,” tutup Nila.(fed)

Laporan SITI AZURA, Pekanbaru


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video |