Pulau Muda yang Unik
Perkampungan Pulau Muda.

Pulau Muda yang Unik
Sabtu, 16 Desember 2017 - 10:20 WIB > Dibaca 952 kali
 
Meski Pulau Muda menjadi hamtaman gelombang bono, tapi kawasan ladang tetap aman. Bono hanya berjalan di tepian sedangkan pulau terbentang luas. Kawasan ladang ada di dalamnya. Apalagi saat ini kawasan ladang tersebut dikelilingi benteng di setiap sisinya. Semakin aman dan jauh dari hama. Sebelumnya, saat belum ada bendungan, bono juga tidak mengganggu ladang. Desa Pulau Muda saat ini lebih dekat. Bisa ditempuh langsung dengan kendaraan darat. Dari Desa Teluk Meranti sekitar 45 menit. Jalannya juga bagus. Aspal mulus. Penginapan, pasar, juga ada di desa ini. Wisatawan lebih banyak di pulau ini sejak jalan sudah bagus.

“Tidak jauh lagi menuju Desa Pulau Muda. Makanya wisatawan banyak yang ke sana. Di sana juga sudah ada penginapan. Bono juga lebih bagus dilihat dari ini,” sambung Said.

Dermaga Desa Pulau Muda berada persis di tepi pasar. Ramai. Tidak jauh pula dari sekolah. Saat Riau Pos singgah ke sana, aktivitas pasar memang sedang tidak ada. Tapi kanan kiri pasar yang merupakan kawasan ruko dan rumah warga warga, seolah membuat desa ini tidak pernah sepi. Ditambah pula kicauan suara burung walet yang muncul dari puluhan bangunan tinggi menjulang, semakin ramai. Dari kejauhan, dari tengah muara sungai, dengan bangunan-bangunan sarang burung walet itu, Desa Pulau Muda sudah menujukkan muka.(kun)


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |