Sukiman Otomatis Plt Bupati Rohul
Sukiman

Sukiman Otomatis Plt Bupati Rohul
Kamis, 07 Desember 2017 - 10:19 WIB > Dibaca 1391 kali
 
Namun untuk persoalan hukum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, mekanisme pemberhentian kepala daerah dan pengangkatan wakil kepala daerah sebagai kepala daerah  dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri)  melalui usulan dari Gubernur Riau.

"Dalam kondisi ini, posisi DPRD Rohul hanya bersifat pasif secara ketatanegaraan. Kami sifatnya hanya menunggu saja surat pemberhentian dari Mendagri," kata politisi Partai Demokrat Rohul itu.

Kelmi menjelaskan, sesuai Undang-Undang, proses pemberhentian Suparman sebaga Bupati Rohul nantinya akan diusulkan Gubernur Riau kepada Mendagri RI. Kemudian Mendagri menindaklanjuti dengan mengeluarkan SK pemberhentian bupati dan pengangkatan wakil bupati sebagai bupati, sekaligus pemberhentian wakil bupati.

"Untuk proses pengangkatan wakil bupati menjadi bupati juga tidak perlu proses paripurna.  Sementara untuk mencari wakil bupati itu akan ada prosesnya yang sudah diatur dan Undang-Undang," jelasnya.

Sambil menunggu surat pemberhentian resmi dari Mendagri,  Kelmi meminta agar roda pemerintahan di Rohul tetap berjalan normal. Semua pihak diharapkan menghormati dan menghargai apa yang menjadi keputusan hukum ini dengan cara-cara yang baik serta tidak boleh melakukan respon berlebihan dan harus saling menjaga perasaaan.  "Rohul tetap kondusif. Roda pemerintahan  berjalan sebagaimana mestinya," ujarnya.(fat/egp/epp/ted)


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |