Riaupos.co
13/11/2019
 
Ilustrasi desa hantu/rmol.id

Jumat, 08 November 2019 - 11:10 WIB
 
Desa Hantu Penerima Dana Desa Ada Di Sultra


Ilustrasi desa hantu/Net


JAKARTA(RIAUPOS.CO)-Pernyataan Menteri Keuangan soal keberadaan "desa hantu" yang menjadi penyedot dana desa dari Pemerintah bukan sekadar bualan. Faktanya, dari penyelidikan pihak kepolisian memang soal desa fiktif ini telah diketahui keberadaannya.

Adalah Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Kementerian Dalam Negeri bakal melakukan gelar perkara hasil penyelidikan mengenai desa hantu penyedot aliran dana desa.

Pihak Polda (Sultra) menyatakan, sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dan memeriksa 57 saksi.

Kapolda Sultra Brigjen Merdisyam menegaskan, proses hukum kasus tersebut sudah dilakukan sejak Oktober 2019.

“Itu kasus lama,” kata Merdisyam, Kamis (7/11).

Sebelumnya, ditemukan ada 3 desa fiktif dan 31 desa lain yang bermasalah dengan surat keputusan pembentukannya karena dibuat dengan tanggal mundur. Desa tersebut tidak ada fisiknya, tetapi mendapat dana desa.

Jokowi pun telah memerintahkan Kapolri dan Kemendagri untuk menyelidiki tuntas ketiga desa fiktif tersebut.

Sumber: rmol.id
Editor: Deslina



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video | Kampar | Rokan Hulu | Rokan Hilir | Siak | Bengkalis | Dumai | Kepulauan Meranti | Indragiri Hilir | Indragiri Hulu | Pelalawan | Kuantan Singingi |