Riaupos.co
14/11/2019
 
Turunkan Peringkat Narkoba, Naikkan Prestasi Pemuda
SOSIALISASI: Kadispora Riau Doni Aprialdi foto bersama dengan peserta sosialisasi antinarkoba di Universitas Islam Riau (UIR), Senin (14/10/2019). (Soleh Saputra/RIAUPOS)

LOKASI KEENAM SOSIALISASI DAN PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA DAN HIV/AIDS DISPORA RIAU
Turunkan Peringkat Narkoba, Naikkan Prestasi Pemuda
Selasa, 15 Oktober 2019 - 12:34 WIB
 

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) -- Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau, terus melanjutkan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Universitas Islam Riau (UIR) yang juga sekaligus menjadi titik keenam kegiatan ini dilaksanakan, Senin (14/10).

 

Dalam kegiatan tersebut, juga dihadiri oleh 250 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, pemuda serta instansi terkait lainnya. Kegiatan ini juga langsung dibuka oleh Kadispora Riau Doni Aprialdi, sementara itu dari pihak UIR diwakili oleh Wakil Rektor III, H Rosadi.

Dalam sambutannya, H Rosadi sangat mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan sosialisasi ini di UIR oleh Dispora Riau. Hal ini juga sejalan dengan kampanye yang tengah digalakkan UIR yakni dalam memberantas narkoba.

"Kami sangat apresiasi sekali kegiatan Dispora Riau ini, kami juga setiap menerima mahasiswa baru maka calon mahasiswa itu juga harus di tes urine terlebih dahulu. Jika ada yang positif narkoba, maka tidak akan kami terima. Begitu juga yang sedang kuliah, kalau tiba-tiba dites urine positif narkoba maka akan langsung dikeluarkan," katanya.

Sementara itu, Kadispora Riau Doni Aprialdi mengatakan, persoalan narkoba saat ini adalah persoalan bangsa, presiden juga sudah menyampaikan bahwa Indonesia darurat narkoba. Untuk itu, pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama.

"Ada prestasi bagi Riau yang tidak enak, yakni Riau peringkat kelima dalam peredaran narkoba secara nasional. Untuk itu, prestasi itu tidak boleh kita pegang lama-lama, harus segera kita hilangkan," ajaknya.

Untuk itu, Doni berharap kepada para pemuda di Riau sebagai generasi penerus bangsa harus senantiasa belajar dan menjauhi narkoba. Karena dengan sekali saja mencoba narkoba, maka akan terjerumus selamanya.

"Para pemuda dan pelajar, kalian adalah penerus masa depan pada 10 sampai 20 tahun ke depannya, kalian adalah calon pemimpin. Tentunya akan sangat terganggu masa depan itu jika dipengaruhi oleh narkoba," sebutnya.

Doni juga menegaskan, bahwa tidak ada orang hebat di negeri ini yang memakai narkoba, siapa yang memakai narkoba pasti akan tergelincir dan hancur. Untuk itu, ia mengajak para pemuda di Riau untuk bisa melakukan hal-hal positif agar terjauh dari narkoba, salah satunya dengan berolahraga.

"Prestasi olahraga Riau di kalangan pemuda masuk ima besar nasional, inilah prestasi yang harus kita pertahankan dan ditingkatkan lagi," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kadispora secara spontan juga mengajak peserta membacakan Sumpah Pemuda, bagi yang hapal diberikan uang langsung oleh Kadispora. Mengetahui hal tersebut, para peserta tampak sangat antusias dan maju ke atas panggung untuk membacakan Sumpah Pemuda secara lantang.(sol/ifr)




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video | Kampar | Rokan Hulu | Rokan Hilir | Siak | Bengkalis | Dumai | Kepulauan Meranti | Indragiri Hilir | Indragiri Hulu | Pelalawan | Kuantan Singingi |