Riaupos.co
17/10/2019
 
Kapolda dan Danrem Mengaku Sudah Berbuat Maksimal
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan keterangan pers di gedung daerah Riau, Sabtu (14/9/2019). Dalam kesempatan itu, panglima menyampaikan bahwa akan menambah personel untuk melakukan pemadaman Karhutla di Riau. (DEFIZAL / Riau Pos)

Kapolda dan Danrem Mengaku Sudah Berbuat Maksimal
Minggu, 15 September 2019 - 08:40 WIB
 


PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait pencopotan Pangdam, Kapolda dan Danrem yang gagal mengatasi karhutla. Terkait hal itu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, akan menjalankan perintah dari orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Ini merupakan konsekuensi atas kegagalan mengatasi karhutla. "Itu sudah perintah (presiden), maka akan dilaksanakan (pencopotan)," tegas Hadi saat konfrensi pers di kediaman Gubernur Riau (Gubri), Sabtu (14/9) petang.

Sementara Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo mengatakan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin dalam penegakan kasus karhutla. Namun, diakuinya, penegakan hukum tidak memuaskan semua pihak, karena kepolisan bukan suatu alat pemuas.

"Kita sudah terbang ke lokasi lahan terbakar. Menandai titik koordinatnya dan melakuan penyelidikan. Untuk mendapatkan pelakunya kita harus melakukan pendalaman, itu baru satu kasus. Terbentang sekian juta hektare lahan di Riau, itu bisa dibayangkan," ungkap Kapolda Riau.

Saat ini, lanjut Widodo, Kapolres sudah melakukan upaya penegakan hukum. Kemudian pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kejaksaan untuk menghukum berat pelaku pembakar lahan.

"Kita sudah berupaya maksimal, dan itu akan terus kita lakukan. Penegakan hukum bukan satu-satunya menyelesaikan ini semua, tapi pencegahan," jelasnya.

Sedangkan Danrem 031/WB, Brigjen TNI Mohammad Fadjar mengatakan, pencopotan itu merupakan kebijakan dari Presiden Jokowi.

"Kami siap mempertanggungjawabkan semuanya. Dan kami sudah berusaha (menanggulangi karhutla)," singkat Fadjar.

Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Kepala BNPB Doni Monardo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati melalui sambungan telepon Jumat (13/9) malam untuk berkoordinasi terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Riau.

Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Laporan : Tim Riau Pos

Editor : Rinaldi

 




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video | Kampar | Rokan Hulu | Rokan Hilir | Siak | Bengkalis | Dumai | Kepulauan Meranti | Indragiri Hilir | Indragiri Hulu | Pelalawan | Kuantan Singingi |