Riaupos.co
22/11/2019
 
Kabut Asap di Pelalawan Kian Parah
ILUSTRASI: Kondisi kabut asap yang melanda Kabupaten Pelalawan, Jumat (13/9/2019). (M AMIN/RIAUPOS.CO)

ISPU MASUK KATEGORI BERBAHAYA
Kabut Asap di Pelalawan Kian Parah
Jumat, 13 September 2019 - 10:59 WIB
 

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) - Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)  yang menyelimuti kabupaten Pelalawan, semakin parah. 

Tidak hanya menyebabkan jarak pandang menuru tajam pada angka 200 meter akibat tertutup kabut, namun jerebu pekat tersebut juga kembali memperburuk Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang berada pada kategori berbahaya. 
  
Demikian hal ini disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pelalawan H Syamsul Anwar SH MH melalui Kepala Bidang Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pelalawan Davis kepada Riau Pos, Jumat (13/9) pagi kemarin. 

Dikatakannya, berdasarkan alat pengukur udara milik PT Chevron, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kabupaten Pelalawan kembali memburuk yakni pada angka PM 10, di atas 350 dengan kategori udara berbahaya. Sedangkan kualitas udara pada hari sebelumnya berada pada level sangat tidak sehat. 

''Untuk itu, kita berharap agar masyarakat Pelalawan dapat mengurangi aktivitas diluar rumah atau ruang terbuka. Dan jika harus keluar rumah, maka gunakanlah masker guna menghindari terjadinya gangguan pernapasan seperti ISPA," paparnya. 

Laporan: M Amin/Pelalawan

Editor: Edwir




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video | Kampar | Rokan Hulu | Rokan Hilir | Siak | Bengkalis | Dumai | Kepulauan Meranti | Indragiri Hilir | Indragiri Hulu | Pelalawan | Kuantan Singingi |