Riaupos.co
18/09/2019
 
Soal Gubri Tak Ikut Salat Istisqa, Ini Jawaban Pemprov
Gubernur Riau Syamsuar foto bersama Karo Hukum Pemprov Riau Ely Wardhani (dua kiri) usai menerima penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly di Jakarta, Selasa (10/9/2019). (Humas Pemprov Riau)

Soal Gubri Tak Ikut Salat Istisqa, Ini Jawaban Pemprov
Rabu, 11 September 2019 - 11:41 WIB
 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, hari ini, Rabu (11/9), menjadi sorotan terkait tidak hadirnya ia pada pelaksanaan Salat Istisqa di halaman Kantor Gubernur Riau. Pasalnya, orang nomor satu di Riau tersebut sedang berada di Jakarta dan akan bertolak ke Thailand di saat masyarakat Riau sedang diterpa kabut asap.

Kepala Biro Humas, Protokol dan Kerja Sama  Firdaus mengatakan, Gubri Syamsuar tidak ada di Riau karena sedang menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) Indonesia Malaysia- Growth Triangle (IMT GT) di Krabi, Thailand. Gubernur diundang sebagai salah satu anggota delegasi Indonesia pada pertemuan tingkat Menteri, yang dipimpin langsung Menko Perekonomian Darmin Nasution. Pertemuan dilaksanakan 10-12 September 2019.

"Undangan pertemuan IMT-GT dari Kementerian Perekonomian disampaikan 8 Agustus 2019 yang lalu, jadi sudah lama dijadwalkan," ujar Firduas.

Dijelaskan Firdaus, Gubernur diundang  pada pertemuan tingkat Gubernur yaitu Chief Ministers anda Governors Forum (CMGF) ke-16 tanggal 12 September 2019 dan sekaligus mendampingi Bapak Menko Perekonomian dalam pertemuan tingkat Menteri pada tanggal 13 September 2019.

Selain Gubernur Riau, sejumlah Gubernur juga diundang pada pertemuan tersebut adalah Gubernur Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung dan Gubernur Lampung.

Pertemuan IMT-GT sangat penting bagi Riau, pada pertemuan Gubernur akan menyampaikan rencana pengoperasian roro Dumai-Malaka.

"Bapak Gubernur sangat berkepentingan untuk hadir, di mana menjadi momentum untuk menyampaikan pengoperasian Roro Dumai Malaka, memperjuangkan harga sawit, karet dan kelapa serta mempromosikan potensi investasi di Riau," ujar Firdaus.

Mengenai penanggulangan Kebakaran Hutan dan lahan, Firdaus menjelaskan, Tim Satgas tetap bekerja, baik itu satgas darat, udara, Manggala Agni dan lainnya. Kemudian terkait Indkes Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang meningkat, Gubri telah meminta Dinas Kesehatan untuk mendirikan posko pelayanan kepada masyarakat yang terpapar asap.

"Bapak Gubernur terus berkoordinasi dengan Tim Satgas dan terus memantau perkembangan yang terjadi," ujar Firdaus.(sol)




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video | Kampar | Rokan Hulu | Rokan Hilir | Siak | Bengkalis | Dumai | Kepulauan Meranti | Indragiri Hilir | Indragiri Hulu | Pelalawan | Kuantan Singingi |