Riaupos.co
19/11/2019
 
First Media Luncurkan First Warriors, Audisi eSports Pertama di Indonesia
Dari kiri ke kanan, Wakil Ketua Umum Indonesia eSports Association (IESPA), William Cahyadi, Business Development & eSports Manager Garena Indonesia Wijaya Nugroho, Deputy Chief Executive Officer (CEO) PT Link Net Tbk Victor Indajang, Chief Marketing Officer (CMO) PT Yamisok Tech Indonesia, Diana Tjong, dan Content & eSports Director PT Link Net Tbk, Ferliana Suminto, secara resmi bersama-sama membuka registrasi kompetisi First Warriors di Jakarta, kemarin. (IESPA FOR RIAU POS)

First Media Luncurkan First Warriors, Audisi eSports Pertama di Indonesia
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 12:45 WIB
 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Kabar gembira bagi para atlet eSports Indonesia. PT Link Net Tbk dengan brand First Media, penyedia layanan TV Cable dan Fixed Broadband Cable Internet meluncurkan audisi pencarian bakat atlet eSports pertama di Indonesia, kemarin. Bertajuk First Warriors, audisi merupakan upayanya dalam membangun ekosistem eSports.

Deputy CEO PT Link Net Tbk, Victor Indajang  yang membuka peluncuran iven ini di Jakarta mengatakan, First Media bersama para mitranya menyelenggarakan First Warriors melalui kompetisi di enam kota besar. Yaitu Jakarta, Medan, Batam, Surabaya, Semarang, dan Bandung.

"First Media berkomitmen ikut membangun ekosistem eSports di Indonesia. Selain menghadirkan produk bagi para pencinta games, seperti paket Game Xpert, kami juga menjadi sponsor di berbagai acara eSports yang diselenggarakan di berbagai kota, salah satunya Piala Presiden eSports 2019," terang Victor.

Dijelaskan, secara khusus First Warriors dihadirkan untuk semakin melengkapi inisiatif First Media dalam mendukung pemerintah memajukan dunia eSports di tanah air. Kata dia, industri eSports ke depannya akan terus bertumbuh. Sebagaimana dalam laporan Newzoo’s 2019 Global Games Market Report.

Mobile Gaming yang meliputi smartphone dan tablet akan kembali menjadi segmen paling besar di 2019. Dengan pendapatan mencapai 68,5 miliar dolar AS, mencapai 45 persen dari pasar global games. Serta sebanyak 80 persen atau 54,9 miliar dolar AS berasal dari smartphone games. "Dan pada tahun 2022, Newzoo memprediksi mobile gaming akan menghasilkan revenue sebesar 95,4 miliar dolar AS," ungkapnya, kemarin.

Sementara itu Content & eSports Director PT Link Net Tbk, Ferliana Suminto menyatakan, pihaknya melihat tren dunia di mana mobile gaming sedang mendominasi. Dan salah satu game-nya, Free Fire, merupakan mobile game populer saat ini. Karena itu pihaknya bermitra dengan Garena untuk membawa eSport Free Fire di season pertama ini. (yus)
Editor: Arif




Berita Terkait
Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video | Kampar | Rokan Hulu | Rokan Hilir | Siak | Bengkalis | Dumai | Kepulauan Meranti | Indragiri Hilir | Indragiri Hulu | Pelalawan | Kuantan Singingi |