Riaupos.co
17/09/2019
 

PR BESAR LAMPARD
Selasa, 20 Agustus 2019 - 10:41 WIB
 

(RIAUPOS.CO) -- Chelsea gagal meraih kemenangan saat menjamu Leicester City di Stamford Brdge, pada pekan kedua Liga Inggris, Senin (19/8). Sempat unggul cepat melalui gol Mason Mount di babak pertama, tuan rumah harus puas meraih satu poin akibat gol balasan Wilfred Ndidi. 

Setelah tumbang 4-0 di pekan pembuka, pelatih Chelsea, Frank Lampard melakukan sejumlah perubahan dalam laga kali ini. Ia langsung memainkan Olivier Giroud sebagai target man dan Christian Pulisic sejak awal laga. Hal ini tentu menjadi pekerjaan besar bagi Lampard untuk membangkitkan skuadnya pada pertandingan selanjutnya.

Di lain pihak, Brendan Rodgers memasang Christian Fuchs dan mengistirahatkan Ben Chilwell di posisi full back kiri. Laga baru berjalan 2 menit ketika Pedro, memperoleh peluang emas untuk mencetak gol. Namun, tendangan voli yang ia lepaskan dari dalam kotak penalti masih melebar ke sisi kanan gawang Kasper Schmeichel. 

Semenit berselang giliran Mason Mount yang memperoleh peluang. Berhasil mendapatkan bola liar di dalam kotak penalti saat terjadi kemelut, tendangan pemain lulusan akademi Chelsea itu masih mampu diblok oleh Schmeichel. 

Mount akhirnya benar-benar membawa Chelsea unggul di menit ketujuh. Ia mencetak gol melalui tendangan keras dari luar kotak penalti, yang meluncur deras ke gawang Leicester City. 1-0, Chelsea unggul. Chelsea tak mengendurkan serangannya dan berkali-kali meraih peluang untuk mencetak gol. 

Namun, upaya mereka selalu digagalkan oleh Kasper Schmeichel, yang bekerja sangat keras. Sementara itu, tim tamu nyaris tak mendapat peluang berarti sepanjang paruh pertama. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Leicester City mencoba keluar dari tekanan tuan rumah. Hasilnya, mereka berhasil mencetak gol saat meraih peluang emas pertamanya di dalam pertandingan ini. 

Bermula dari sepak pojok yang diperoleh The Foxes, James Maddison, mengirim umpan terukur yang berhasil disambut oleh Wilfred Ndidi dengan sundulan. Bola masuk ke gawang Kepa Arizzabalaga, dan skor menjadi sama kuat 1-1. Seterlah Chelsea kebobolan, justru Leicester City yang berhasil menciptakan sejumlah peluang. 

Sementara itu upaya yang dilakukan Christian Pulisic dan kolega gagal menghasilkan peluang emas hingga wasit meniup peluit akhir. Skor pun berakhir sama kuat 1-1. 

Pelatih Chelsea Frank Lampard mengaku senang dengan penampilan Chelsea saat melawan Leicester.

“Pertandingan ini merupakan permulaan yang amat baik, luar biasa,” ucap Lampard.

“Kami cekatan, bermain cerdas, dan penuh semangat,” tutur Lampard menyambung. Lampard mengakui bahwa konsentrasi anak-anak asuhnya berkurang pada babak kedua.(eca)

 

Laporan JPG, London




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video |