Riaupos.co
17/09/2019
 
Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki
RUSAK PARAH: Pengendara harus berhati melintas di Jalan Dharma Bakti Kecamatan Payung Sekaki yang kondisinya rusak parah dan sudah berlangsung cukup lama. Hingga kini belum ada upaya perbaikan. Foto diambil Senin (29/7/2019). MHD Akhwan/Riau Pos

PERNAH DIJANJIKAN DIASPAL JULI
Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki
Senin, 05 Agustus 2019 - 09:24 WIB
 
(RIAUPOS.CO) -- KEPALA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi, pernah mengeluarkan statemen soal perbaikan Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki yang rusak parah. Ia menyebutkan, awal Juli jalan tersebut akan diperbaiki.

Namun sebelum berlalu. Memasuki Agustus, Jalan Dharma Bakti tak kunjung diperbaiki. Warga yang sudah sangat berharap banyak kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru hanya bisa menelan kekecewaan.

’’Kami perkirakan pada awal Juli 2019 proyek overlay sudah dimulai,’’ kata Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi dalam sebuah wawancara dengan Riau Pos, Selasa (2/7) lalu.

Saat itu ia menyebutkan, nilai pagu proyek overlay hotmix Jalan Dharma Bakti mencapai Rp1,5 miliar. Dokumen lelang sudah masuk ULP sejak awal Juni 2019. Sehingga ia bisa memperkirakan di awal Juli penenderan tuntas dan perbaikan bisa langsung dilakukan. 

’’Itu perkiraan sudah terpilih pemenang lelangnya,’’ kata Indra saat itu.

Namun ternyata perkiraan Indra meleset. Hingga memasuki Agustus, belum ada tanda-tanda jalan akan diperbaiki. Saat diminta konfirmasi perihal ini, Indra Pomi Nasution, Rabu (31/7) beralasan tender belum selesai.

’’Masih menunggu hasil lelang.  Sudah berulang kali kami ingatkan. Sama dengan Jalan Suka Karya,’’ katanya tanpa menjelaskan alasan terlambat hasil lelang.

Tak kunjung diperbaikinya Jalan Dharma Bakti mengecewakan warga sekitar dan pengendara yang melalui jalan tersebut.  Pasalnya, kerusakan jalan sudah terjadi sejak lama dan semakin parah.

Wandi (30), warga Jalan Dharma Bakti mengaku prihatin atas molornya perbaikan Jalan Dharma Bakti. "Sudah lama menunggu jalan diperbaiki. Sudah rusak parah. Kalau cuaca panas berdebu, kalau hujan bercampur lumpur," katanya kepada Riau Pos, Ahad (4/8). 

Ia berharap ada perhatian dari pemko agar segera melakukan perbaikan. Jika tidak, maka kondisinya akan semakin parah. "Pengendara yang melintas harus berhati-hati, apalagi di malam hari," ujarnya. 

Dijelaskannya, kondisi jalan yang sangat memprihatinkan itu hingga saat ini belum ada upaya yang dilakukan oleh pemerintah. Menurutnya, kerusakan yang terjadi di daetah Sigunggung itu tampaknya tidak akan bertahan lama jika dilakukan tambal sulam. "Harus di-rigid. Agar tahan,"katanya.

Ia meminta kepada pemerintah agar secepatnya melakukan perbaikan jika tidak mau terjadi korban jiwa bagi pengendara yang melintas. 

"Pengendara kalau lewat di malam hari harus berhati-hati. Memang, setahu saya belum ada korban jiwa. Tetapi apakah harus menunggu korban jiwa dulu baru dilakukan perbaikan. Atau hanya dibiarkan rusak begitu saja tanpa harus diperbaiki. Apalagi yang di depan SPBU itu rusak parah. Sampai saat ini tidak upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah," ucapnya.(ksm)

Laporan Dopi ISKANDAR, Pekanbaru




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video |