Riaupos.co
14/10/2019
 
DDII Jadi Penggerak Program Zakat dan Wakaf
LANTIK PENGURUS: Wakil Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) pusat Amir Saifa Yasin melantika kepengurusan DDII Riau di  Balai Serindit, Gedung Daerah Riau di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Jumat (26/7/2019).

DDII Jadi Penggerak Program Zakat dan Wakaf
Sabtu, 27 Juli 2019 - 10:30 WIB
 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Riau memiliki peran yang besar dalam menggerakan program Pemerintah Provinsi Riau, melalui gerakat zakat dan wakaf. Jika ini berjalan dengan baik dan sukses, maka akan mengurangi angka kemiskinan di Riau.

Penegasan itu disampaikan Gubernur Riau Drs H Syamsur MSi usai menghadiri pelantikan pengurus DDII Riau di Balai Serindit Gedung Daerah Riau Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Jumat (26/7).

Pelantikan pengurus dan rapat kerja DDII Riau dengan ketua umumnya Drs H Rustam Efendi MA yang juga mantan Bupati Pelalawan, dihadiri Forkopimda Riau dan sejumlah ulama Riau di antaranya Prof Dr H Alaidin Koto dan Wakil Ketua DDII Pusat Amir Saifa.

Dalam kesempatan itu, Gubri Syamsuar juga berharap DDII Provinsi Riau tidak hanya menyelesaikan permasalahan terkait agama dan dakwah saja dalam pembangunan ummat. Namun DDII juga memiliki peran yang besar dalam perbaikan ekonomi masyarakat yang kini sedang anjlok.

Menurutnya, salah satu permasalahan yang terjadi di Riau adalah semakin banyaknya masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan. Ini menjadi faktor buruknya perekonomian di Riau. Untuk mendongkrak ekonomi masyarakat yang sedang terpuruk ini, bisa melalui gerakan zakat dan wakaf.

“Ini salah satu masalah yang harus diselesaikan oleh DDII Riau. Jadi tidak hanya agama saja. Melainkan masalah ekonomi yang imbasnya banyak penduduk miskin di Riau. Ini juga salah satu upaya dalam pembangunan umat,” kata Syamsuar.

Menurut Syamsuar, penduduk Riau banyak orang-orang yang kaya. Ini tidak menutup kemungkinan gerakan zakat dan wakat yang digagas Pemerintah Provinsi Riau selama ini dan dinilai belum maksimal.

“Ini artinya kesempatan untuk menghimpun dana zakat dan wakaf dari orang kaya di Riau dapat dimaksimalkan lagi, dan ini untuk memperbaiki perekonomian masyarakat. Makanya jangan hanya dakwah yang menjadi focus, namun gerakan zakat dan wakaf juga harus dijalankan bersama-sama,” ujar Syamsuar.

Gerakan zakat dan wakaf ini kata Syamsuar hendaknya dana yang terkumpul dapat dimanfatkan. Untuk mendorong kelancaran pembangunan umat. “Sejauh ini, gerakan zakat dan wakaf di Riau belum maksimal. Makanya ini dijalankan dengan baik agar dapat mendorong perekonomian masyarakat,” tutur Syamsuar. 

Ketua Umum DDII Provinsi Riau H Rustam Effendi menyatakan siap mendukung program Pemerintah Provinsi Riau. Baik dalam membangun umat maupun membantu menyisialisasikan program pemerintah yang dinilainya sangat baik.

"Kami siap mendukung program pemerintah, karena kami memiliki peran yang strategis di tengah masyarakat," ujarnya,(ksm)




Berita Terkait
Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video | Kampar | Rokan Hulu | Rokan Hilir | Siak | Bengkalis | Dumai | Kepulauan Meranti | Indragiri Hilir | Indragiri Hulu | Pelalawan | Kuantan Singingi |