Riaupos.co
07/12/2019
 
Minions Hentikan
Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Ferinaldi Gideon, lolos ke final Indonesia Open 2019, di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (20/7/2019). (PBSI)

INDONESIA OPEN 2019
Minions Hentikan "Tiang Listrik", All Indonesia Final di Ganda Putra
Sabtu, 20 Juli 2019 - 16:54 WIB
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Satu gelar sudah didapat Indonesia dalam turnamen bulutangkis Indonesia Open 2019 setelah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, atau yang biasa dipanggil Minions, lolos ke final menyusul Mohammad Aksan/Hendra Setiawan yang lebih dulu lolos. Kedua pasangan ini akan bertemu di final besok di Istora Senayan, Jakarta.

Kevin/Marcus melaju ke final setelah mendepak pasangan Cina yang dikenal sebagai "Tiang Listrik", Li Jun Hui/Liu Yu Chen pada semifinal di Istora, Jakarta, sabtu (20/7/2019). Mereka menang mudah atas Li/Liu dengan skor 21-9 dan 21-13, dalam pertandingan yang berjalan 30 menit itu.

Kevin/Marcus mengawali start dengan baik dan langsung melesat. Mereka menuntaskan gim pertama hanya dalam waktu 11 menit dengan skor 21-9.

Pada gim kedua, Kevin/Marcus melanjutkan dominasi mereka dan unggul 5-0. Li/Liu akhirnya mendapat poin pertama mereka di gim kedua ini. Namun, Kevin/Marcus tak membiarkan mereka berkembang.Minions membalas dengan tiga poin beruntun. Pasangan Cina mulai mengejar dengan menambah empat poin. Kedudukan sementara 10-7.

Gim kedua berjalan ketat dibanding gim pertama. Namun, Kevin/Marcus masih tetap konsisten. Mereka kembali melesat dan memimpin 17-11. Kevin/Marcus memastikan kemenangan setelah menuntaskan gim kedua dengan skor 21-13.

Aksan/Hendra Kuras Keringat

Dalam pertandingan sebelumnya, mendapat dukungan penuh dari suporter yang memadati Istora, Jakarta, Sabtu (20/7/2019), Ahsan/Hendra yang sempat tertinggal di gim pertama, menyudahi perlawanan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dengan skor 17-21, 21-19, dan 21-17. Keduanya harus menguras keringatanya untuk lolos ke final.

Pasangan Jepang itu meninggalkan Ahsan/Hendra dengan cepat di angka 10-5. The Daddies perlahan menyusul, namun mereka hanya mendapat satu angka.

Hoki/Kobayashi terus menjauh, sementara Ahsan/Hendra tertahan di angkat 10. Sempat menyusul dengan meraih dua poin, Ahsan/Hendra akhirnya menyerah. Hoki/Kobayashi merebut gim pertama dengan skor 21-17.

Ahsan/Hendra mengawali gim kedua dengan baik dan unggul 3-1. Namun, pasangan Jepang itu mengejar dan skor menjadi 4-4. Setelah kejar mengejar angka, Hoki/Kobayashi berbalik unggul 10-8.

Ahsan/Hendra sukses memanfaatkan momen untuk unggul. Namun, pasangan Jepang tak membiarkan mereka berkembang. Skor masih ketat 14-14.

Ahsan/Hendra berhasil menambah tiga poin secara beruntun dan unggul 17-14. Sayangnya, Hoki/Kobayashi bisa mengejar 17-16. The Daddies akhirnya sukses memaksa pasangan Jepang menuntaskan laga hingga gim ketiga, setelah merebut gim kedua dengan skor 21-19.

Sumber: PBSI
Editor: Hary B Koriun



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video | Kampar | Rokan Hulu | Rokan Hilir | Siak | Bengkalis | Dumai | Kepulauan Meranti | Indragiri Hilir | Indragiri Hulu | Pelalawan | Kuantan Singingi | Kick Out Hoax |