Riaupos.co
07/12/2019
 

Pelaku Korupsi Punya Tren Baru
Sabtu, 20 Juli 2019 - 11:29 WIB
 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Semakin berkembangnya zaman, semakin berubah pula tren yang diciptakan oleh para koruptor. Hal ini diungkapkan Staf Investigasi Divisi Hukum Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW), Wana Alamsyah dalam diskusi upaya pencegahan korupsi di Riau melalui stranas PK yang diadakan di Dr’s Koffie Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru.

 

Wana mengungkapkan tren korupsi yang terjadi di Riau telah berubah. Jika dulu koruptor melakukan korupsi ketika memasuki tahap pelaksanaan suatu proyek, maka saat ini korupsi seperti sudah direncanakan bahkan sebelum masuk tahap pelaksanaan.

 

"Koruptor kini mulai siasati dari proses perencanaan. Dulu dipelaksanan, seperti suap dan penurunan spesifikasi untuk produk dari sebuah proyek," kata Wana.

 

Wana menjelaskan modus yang digunakan seperti penyelenggaraan kegiatan fiktif. Tak hanya itu, penyelenggaraan sebuah proyek dimana proyek belum rampung tetapi anggaran telah dicairkan seluruhnya.

 

Selain itu, Wana menuturkan, korupsi paling banyak terjadi pada pengadaan jasa dan barang.

 

"Kalau kita cek kegiatan fiktif, kental aromanya di pengadaan jasa dan barang," ungkapnya.

 

Sementara itu, Koordinator Fitra Riau Triono Hadi menuturkan pencegahan korupsi dengan fokus monitorin stranas meliputi perbaikan sistem pengadaan barang dan jasa serta penegakan hukum dan reformasi birokrasi.(*2)




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video | Kampar | Rokan Hulu | Rokan Hilir | Siak | Bengkalis | Dumai | Kepulauan Meranti | Indragiri Hilir | Indragiri Hulu | Pelalawan | Kuantan Singingi | Kick Out Hoax |