Riaupos.co
21/08/2019
 
Mahalnya Biaya RS Swasta Jadi Sorotan
PERESMIAN: Bupati Inhil HM Wardan menandatangani prasasti peresmian RS 3M Plus Tembilahan, Rabu (17/7/2019). (HUMAS PEMKBA INHIL)

Mahalnya Biaya RS Swasta Jadi Sorotan
Jumat, 19 Juli 2019 - 10:31 WIB
 
(RIAUPOS.CO) -- Keberadaan rumah sakit memang sangat diperlukan masyarakat sebagai sarana penunjang derajat kesehatan. Namun tak jarang pula menjadi keluhan karena tingginya biaya perobatan.

Oleh karena itu keberadaan Rumah Sakit (RS) 3M Plus, dikatakan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan tidak demikian. Bahkan menjadi sarana kesehatan yang terjangkau oleh masyarakat yang ada di daerah tersebut.

“Ini yang paling menjadi sorotan masyarakat. Mudah-mudahan rumah sakit 3M Plus dapat menyediakan pelayanan yang bagus dengan biaya terjangkau,” ungkap Bupati Inhil HM Wardan saat menghadiri peresmian RS itu, Rabu (17/7).

Lanjutnya, dalam konteks penyelenggaraan kesehatan masyarakat hal yang perlu diperhatikan adalah pelayanan. RS harusnya mampu memenuhi berbagai syarat yang ditentukan. Salah satunya adalah biaya yang terjangkau.

Bupati juga berharap agar RS 3M Plus dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil serta rumah sakit lainnya, sehingga dalam upaya memberikan pelayanan terbaik, tulus, profesional, efektif dan efisien dapat dipenuhi.

Bupati menuturkan, peran strategis rumah sakit semakin dituntut sejalan dengan perkembangan epidomologi, struktur, ilmu pengetahuan dan teknologi serta ekonomi. Menjawab tuntutan itu dibuatnya sarana kesehatan mulai darii milik pemerintah maupun swasta.

Meski keberadaan RS 3M Plus dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. Akan tetapi juga harus diimbangi dengan tenaga yang profesional. Apalagi mereka merupakan putra dan putri terbaik Kabupaten Inhil.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit 3M Plus, Halomoan menyebutkan, bahwa rumah sakitnya merupakan rumah sakit dengan tipe D. RS tersebut memiliki 6 dokter ahli sesuai spesialisasi. Seperti spesialis bedah, kebidanan dan kandungan, anak, syaraf, radiologi dan penyakit dalam.

“Kami juga memiliki dokter umum yang siap 24 jam di IGD. Ditambah 28 perawat dan bidan. Umumnya mereka merupakan putra-putri terbaik Inhil,” cetusnya.(adv)



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video |