Riaupos.co
17/07/2019
 
Mitsubishi Perkenalkan Outlander PHEV dan Eclipse Cross
FOTO BERSAMA: Presiden Direktur PT MMKSI Naoya Nakamura (tiga kiri) dan jajaran manajemen PT MMKSI berfoto bersama Mitsubishi Outlander PHEV. (MMKSI FOR RIAU POS)

Mitsubishi Perkenalkan Outlander PHEV dan Eclipse Cross
Kamis, 11 Juli 2019 - 12:28 WIB
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memperkenalkan dua model terbaru kendaraan penumpang Mitsubishi di Indonesia. Mengusung teknologi masa depan, dua model terbaru tersebut yaitu new Outlander PHEV dan Eclipse Cross ditampilkan ke khalayak media, Selasa (9/7) malam di Grand Ballroom InterContinental Hotel Jakarta.

Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) adalah mobil ramah lingkungan dengan teknologi tinggi yang diklaim mampu mengubah mobilitas masyarakat yang penuh polusi menjadi aktivitas lebih bersahabat untuk lingkungan. Lantaran teknologi plug-in hybrid yang dimilikinya merupakan perpaduan mesin gasoline 2,4 L, motor, dan juga baterai, membuatnya menjadi kendaraan ramah lingkungan, namun tetap memberikan kenyamanan maksimal bagi penggunanya. 

“Sumber utama penggerak kendaraan yang digunakan juga memberikan performa halus dan responsif,” tutur Naoya Nakamura selaku Presiden Direktur PT MMKSI.

Dengan teknologi elektrik yang terintegrasi, Outlander PHEV tidak hanya menggunakan elektrik sebagai tenaga utamanya. Sistem penggerak motor yang terintegrasi sedemikian rupa dengan baterai dan mesin, menjadikan kendaraan ini dapat melaju dalam kecepatan maksimal. Dengan tiga mode mengendara yang dimilikinya, yaitu EV Drive Mode, Series Hybrid Mode, dan Parallel Hybrid Mode.

“Pada mode EV Drive, motor menggerakkan kendaraan dengan tenaga listrik dari baterai. Sehingga tidak ada konsumsi bahan bakar dan emisi CO2 yang membuat kendaraan menjadi senyap dan bertenaga,” sebut Naoya.

Pada Series Hybrid Mode yang merupakan perpaduan mode elektrik dan mesin, mesin gasoline 2,4 L akan menghasilkan listrik jika baterai lemah dan menambah tenaga saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi atau menanjak. Sementara pada Parallel Hybrid Mode, mesin gasoline akan melaju dengan bantuan motor saat kendaraan membutuhkan ekstra tenaga.

Menariknya, dengan instalasi khusus, kendaraan ini dapat diisi ulang dengan tenaga listrik yang tersedia di rumah para pengguna. Naoya menjabarkan, Outlander PHEV pertama kali diperkenalkan secara global pada 2013 dan telah dipasarkan di lebih dari 50 negara di dunia. Dengan penjualan melampaui 200 ribu unit, mobil ini dinobatkan sebagai World Best-Selling Plug-in Hybrid Vehicle serta Europe’s Best-Selling Plug-in Hybrid Vehicle secara berturut-turut dari 2015 hingga 2018.(rls/mng)


Editor: Eko Faizin


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video |