Riaupos.co
16/10/2019
 
Terios 7 Wonders Menerjang Banjir
TEMPUH BANJIR: Iring-iringan Terios 7 Wonders saat menempuh banjir di pesisir Bengkulu menuju Taman Nasional Seblat, Senin (29/4/2019). (DAIHATSU FOR RIAU POS)

JELAJAH ALAM
Terios 7 Wonders Menerjang Banjir
Selasa, 30 April 2019 - 10:18 WIB
 
BENGKULU (RIAUPOS.CO) -- Ekspedisi Terios 7 Wonders kembali digelar Daihatsu dengan menempuh perjalanan selama 4 hari, 27–30 April 2019, bertajuk Jelajah Bumi Rafflesia menjelajahi tujuh destinasi di Bengkulu.

Tim ekspedisi Terios 7 Wonders memulai penjelajahan dengan menggunakan 6 All New Terios R Deluxe (5 M/T dan 1 A/T). Perjalanan ini dimulai dari Daihatsu Tunas Bengkulu yang dihadiri oleh Budhy Lau, Regional Head Sumatera AI-DSO dan Yasuharu Shimizu, Domestic Marketing Division Head ADM dengan seremoni pengibaran bendera tanda dimulainya petualangan.

Dikatakan Budhy Lau, Tim Terios 7 Wonders segera berjalan menyusuri pesisir pantai Bengkulu menuju Taman Nasional Seblat, namun hal yang tidak terduga terjadi yaitu banjir dan longsor di beberapa titik di Bengkulu.

"Petualangan tidak berhenti di situ, semua semangat untuk melihat Wonders 2 (Pelatihan Gajah) sampai menerjang banjir menggunakan All New Terios," katanya.

All New Terios melewati banjir dengan tanpa ada masalah, dengan ground clearance All New Terios yang tinggi (220 mm).

"Tak hanya banjir yang menghadang perjalanan tim menuju Wonders 2, dikarenakan curah  hujan yang tinggi, beberapa jalanan tanah menjadi licin, namun dengan improvement suspensi dan reinforment pada body, sehingga lebih stabil saat cornering dan line change," tambahnya.

Tim Terios 7 Wonders sampai di Taman Wisata alam Seblat letaknya di Bengkulu Utara dengan menempuh 137 km selama 4 jam. Sesampainya di sana langsung bertemu Gajah Sumatera yang memiliki bahasa latin Elephas Maximus Sumatranus.

Di pelatihan gajah Seblat terdapat 12 ekor gajah; 8 berjenis kelamin jantan dan 4 betina. Gajah Sumatera ini dilindungi oleh undang-undang Indonesia karena termasuk satwa yang terancam punah. Pelatihan gajah ini dimulai dari 1992 sebelumnya bernama Pusat Pelatihan Gajah dan berubah menjadi Taman Nasional Seblat. Tim ekspedisi sangat menikmati pertunjukan kemampuan hewan langka besar ini.

Setelah puas melihat kehebatan Gajah Sumatera, tim melanjutkan perjalanan menuju Danau Tes untuk beristirahat di tenda yang berada di sana.

“Perjalanan kali ini merupakan perjalanan yang panjang, namun sahabat pasti akan menikmati petualangan, karena tujuh destinasi wisata yang dilewati memiliki pemandangan indah, eksotis dan memiliki sejarah yang dapat dibagikan kepada Sahabat Daihatsu lainnya” ujar Budhy Lau, Regional Head Sumatera PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO).(rls/mng)


Editor: Eko Faizin




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video | Kampar | Rokan Hulu | Rokan Hilir | Siak | Bengkalis | Dumai | Kepulauan Meranti | Indragiri Hilir | Indragiri Hulu | Pelalawan | Kuantan Singingi |