Riaupos.co
22/05/2019
 

11 Desa Belum Terjangkau Signal Telekomunikasi
Kamis, 14 Maret 2019 - 17:18 WIB
 
ROKANHULU (RIAUPOS.CO) - Dengan kemajuan teknologi informasi yang canggih saat ini, ternyata masih ada 11 dari 139 desa yang tersebar di 16 kecamatan se-Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) masih belum terjangkau jaringan telekomunikasi atau signal. Karena keberadaan desa itu jauh dari ibukota kecamatan maupun ibukota Kabupaten Rohul.

Diketahuinya, 11 desa di Rohul yang masih blank spot atau area yang tidak tersentuh signal telekomunikasi berdasarkan survei jaringan dan pengambilan titik koordinat wilayah yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Rohul tahun lalu.

Kepala Dinas Kominfo Rohul Gorneng SSos MSi menyebutkan, 15 desa di sejumlah kecamatan di Rohul yang sampai saat ini masih blank spot. Di antaranya Kecamatan Rokan IV Koto terutama lima desa yang berdekatan dengan perbatasan Sumatera Barat seperti Desa Cipang Kanan, Cipang Kiri Hulu, Desa Tibawan, Desa Pemandang dan Desa Tanjung Medan.

Kelima desa itu, sama sekali belum terjangkau jaringan telekomunikasi. Karena keberadaan desanya dekat dengan daerah perbatasan Sumbar, ujarnya.

Selanjutnya, dua desa di Kecamatan Kepenuhan yakni Desa Ulak Patian dan Desa Rantau Binuang Sakti (RBS). Di mana kedua desa itu jaringan seluler sama sekali tidak ada. Akses listrik PLN sudah terjangkau di Desa Ulak Patian, dengan jarak desa ke titik tower terdekat sekitar 23 kilometer (Km). Sedangkan Desa RBS jarak desa ke titik tower sekitar 30 km.

 Sementara Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, desa yang belum ada signal telekomunikasi yakni Desa Sangkir Indah. Kecamatan Rambah Samo tepatnya Desa Lubuk Bilang di Dusun Kubu Pauh. Kecamatan Rambah Hilir di Desa Sungai Dua Indah dan Desa Sialang Jaya Kecamatan Rambah.

Selain desa tidak terjangkau jaringan telekomunikasi, menurutnya, dari survei yang dilakukan Diskominfo ada sejumlah desa yang perlu penguatan signal jaringan seluler. Dalam artian di desa tersebut, signal telekomunikasi terkadang hilang timbul.

Seperti Desa Pendalian Kecamatan Pendalian IV Koto, Desa Sungai Kuning, Kecamatan Tandun, Desa Mahato dan Desa Rantau Kasai, Kecamatan Tambusai Utara, Desa Tingkok Kecamatan Tambusai, Desa Sungai Salak, Kecamatan Rambah Samo, Desa Serombou Indah Kecamatan Rambah Hilir.

Selanjutnya Desa Kepayang Kecamatan Kepenuhan Hulu, Desa Bangun Purba Timur Jaya Kecamatan Bangun Purba, Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam perlu penguatan signal jaringan telekomunikasi.

Pemerintah daerah sebenarnya telah mengusulkan bantuan menara telekomunikasi ke Pusat terutama di daerah terisolir yang keberadaanya berdekatan dengan perbatasan kabupaten tetangga (Provinsi Sumbar).(adv)



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video |