Riaupos.co
22/05/2019
 
Zakat Rp1,5 Miliar Segera Disalurkan
SALURKAN ZAKAT: Plt Bupati Siak Alfedri salurkan zakat di Kecamatan Tualang, beberapa waktu lalu.

Zakat Rp1,5 Miliar Segera Disalurkan
Kamis, 14 Maret 2019 - 16:42 WIB
 
SIAK (RIAUPOS.CO) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak dalam waktu dekat akan menyalurkan zakat tahap I tahun 2019. Total Rp1.565.304.855 tersebut bakal disalurkan kepada para mustahik yang tersebar di 14 kecamatan se-Kabupaten Siak.

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua I Bidang Pendistribusian Zakat Dadang Saputra di Siak Sri Indrapura, Selasa (12/3). Menurutnya, dana zakat yang akan disalurkan pada tahap I ini merupakan hasil pengumpulan sejak Januari hingga akhir Februari 2019.

Sesuai dengan hasil akhir dari masing-masing UPZ kecamatan, kampung, perusahaan dan UPZ masjid yang ada di Kabupaten Siak terkumpul dua bulan ini kita salurkan dalam waktu dekat, kata Dadang.

Dadang juga menyebut, pola rencana penyaluran zakat tersebut terbagi dalam dua skema yaitu pola produktif 70 persen dan pola konsumtif 30 persen. Untuk pola produktif akan disalurkan kepada mustahik yang mengembangkan usaha seperti peternak lele, usaha pertanian dan UMKM.

Sedangkan untuk pola konsumtif berupa dana zakat tunai akan diserahkan langsung kepada mustahik untuk membantu meringankan biaya hidup mereka, jelasnya.

Pola produktif dan konsumtif ini, lanjut Dadang, merupakan bagian dari program Baznas Siak Sejahtera dan Siak Peduli. Selain program tersebut, Baznas Siak juga melaksanakan program Siak Cerdas, Siak Terang dan Siak Religi.

Untuk Siak Cerdas, kita telah memberikan berbagai bentuk beasiswa kepada para pelajar dan mahasiswa yang orang tua mereka kurang mampu dan termasuk ke dalam kategori berjuang di jalan Allah, jelasnya.

Sementara untuk Siak Terang, kata Dadang program ini merupakan bantuan pembiayaan pemasangan instalasi dan meteran listrik kepada para mustahik yang belum mampu menikmati aliran listrik. Sedangkan untuk program religi, Baznas Siak  telah menyiapkan dana untuk membiayai para dai seperti dai mukim.

Termasuk juga membiayai dai yang berdakwah di pelosok untuk mendidik dan mengajarkan pengetahuan agama kepada masyarakat, terutama masyarakat yang rawan akidah, tutupnya.(mng)

(Laporan EKA GUSMADI PUTRA, Siak)


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video |