Riaupos.co
17/10/2019
 
Pengukuhan Lembaga Adat Kenagarian Tapung
Wakil Gubernur Riau terpilih Edy Natar Nasution, Sekdaprov Ahmad Hijazi dan Plt Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto bersalaman ketika menghadiri silaturahmi Ikatan Keluarga Sungai Tapung dan pengukuhan Lembaga Adat Kenagarian Tapung di Tapung Hilir, baru-baru ini. .

BERPEGANG TEGUH PADA TALI BAPILIN TIGO, TIGO TUNGKU SAJORANGAN
Pengukuhan Lembaga Adat Kenagarian Tapung
Senin, 21 Januari 2019 - 12:06 WIB
 
KAMPAR (RIAUPOS.CO)--------Pemerintahan Catur Sugeng Susanto tetap memegang teguh kearifan lokal, berupa nilai adat istiadat yang memang kental di Kabupaten Kampar, tidak ada keraguan. Hal ini kembali dipertegas oleh Plt Bupati Kampar itu, saat menghadiri acara silaturahmi masyarakat Sungai Tapung (SMST) ke-3, baru-baru ini.

      Pada kesempatan itu, Catur Sugeng bersama Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi dan Wakil Gubernur Riau terpilih Edy Afrizal Natar Nasution mengukuhkan Lembaga Adat Kenegarian Tapung (LAKT) yang digelar di Desa Sei Kijang, Kecamatan Tapung Hilir.

     ‘’Rasa senang dan bahagia berada di tengah orang tua kami, ninik mamak dan para pemangku adat yang ada di Kenagarian Tapung. Tigo tungku sajorangan masih kita pegang erat, tali bapilin tigo, artinya pemerintah, ulama dan tokoh adat tetap kuat dipegang teguh oleh masyarakat. Ini harus sama-sama kita pertahankan, sekaligus kita syukuri,’’ sebut Catur, di hadapan masyarakat adat.

     Menurut Catur, kuncinya adalah silaturahmi yang erat. Bila berangkat dari itu, maka semua dapat kita raih.

 Catur menyebutkan, Kampar memiliki SDM dan SDA yang melimpah. Namun, dirinya mengakui pembangunan masih belum dapat menjangkau semua daerah. Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat terus mendoakan agar tetap konsisten dan amanah menjalankan roda pemerintahan.

     ‘’Atas aspirasi pembangunan yang disampaikan masyarakat, akan menjadi pertimbangan dan menjadi prioritas bagi Pemkab Kampar. Untuk itu, mari bantu Pemkab Kampar, sehingga sebagai Plt, kami dapat bekerja sesuai dengan amanah yang mengayomi seluruh masyarakat,’’ sebut Catur.

  Sementara itu, Ahmad Hijazi mengatakan ucapan selamat atas diselenggarakannya kegiatan hari itu.  Penting menurut Hijazi untuk tetap berpijak pada nilai adat, potensi dan kekayaan masa lalu.

     ‘’Ini harapan kita kepada generasi sekarang. Revitalisasi menjadi sebuah model dan dapat di contoh bagi daerah lain. Kita yakin kelembagaan resmi ini agar dapat menerangkan fungsi tigo tungku sajorangan. Tali bapilin tigo. Sinergitas ini yang akan dapat memajukan masyarakat,’’ terangnya.

     Sementara Wakil Gubernur Riau terpilih Edi Natar Nasution sendiri memohon doa dan dukungan kepada masyarakat adat di Kampar dalam menjalankan aktivitas pemerintahan kelak. Terkait pengukuhan dengan LAKT, Edy menyebutkan lembaga ini akan menjadi wadah yang efektif dalam pembinaan dan pengembangan adat istiadat serta sebagai wadah berkumpulnya anak kemanakan.

     ‘’Kami harapkan lembaga dapat memberikan perubahan dan mempermudah dalam pererat komunikasi,’’ sebut Wakil Gubernur yang akan mendampingi Gubernur Riau terpilih, Syamsuar ini.(end)





Berita Terkait
Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video | Kampar | Rokan Hulu | Rokan Hilir | Siak | Bengkalis | Dumai | Kepulauan Meranti | Indragiri Hilir | Indragiri Hulu | Pelalawan | Kuantan Singingi |