Sekolah di Pinggir Kota Mulai Fokus TI
Kamis, 06 Desember 2018 - 13:00 WIB > Dibaca 341 kali
 
KOTA (RIAUPOS.CO) - Madrasah yang berada di pinggiran Kota Pekanbaru dituntut mulai melek teknologi informasi (TI). Madrasah Tsnawiyah Negeri (MTsN) 2 Muara Fajar Pekanbaru salah satu sekolah di perbatasan yang menilai pentingnya kemajuan TI itu.

Kepala MTs Negeri 2 Pekanbaru Gafardi SAg MPd mengatakan, di sekolahnya itu mengalami keterbatasan dalam hal sarana dan prasarana teknologi informasi. Seperti listrik dan jaringan internet. Sehingga cukup mengganggu kelancaran proses belajar mengajar yang semakin bergantung pada teknologi informasi.

Saat ini, jumlah siswa MTsN 2 Pekanbaru sebanyak 450 orang.  Siswa-siswa tadi menempati 15 ruang belajar, dengan 28 tenaga pendidik dan 10 tenaga administrasi.

"Alhamdulillah kerja sama dengan komite dan seluruh elemen madrasah bisa kami benahi. Bahkan dengan sarana dan prasana IT yang ada saat ini, kami sudah bisa melaksanakan UNBK (Ujian Nasional berbasis Komputer) perdana tahun 2017. Kami satu-satunya madrasah yang melaksanakan UNBK mandiri.  Sementara itu, tahun 2018/2019, ujian semester bagi anak kelas IX kami laksanakan secara BK (berbasis komputer, red)," ungkap Gafardi

 Lanjut Gafardi, kondisi pendidikan di daerah perbatasan menuntut para pendidik atau civitas akademika untuk bekerja ekstra. Karena pada umumnya, anak didik MTsN 2 berada pada tingkat ekonomi prasejahtera dan tinggal di pinggir kota.  Daerah perkebunan dengan melewati jalanan yang masih jalan tanah. Selain tidak adanya transportasi umum, sehingga menyulitkan mereka untuk sampai ke sekolah.

"Kondisi ini harus kami jalani. Ditambah, kondisi kehidupan mereka yang jauh bertolak belakang dari kehidupan yang biasa kami temui di kota- kota. Jika hujan turun, jalan becek dan licin. Akibatnya, banyak yang terlambat untuk masuk, terangnya.

Namun melihat semangat dan keinginan anak didik untuk belajar, menjadi harapan bagi orang tua dan guru. Untuk dapat melihat anak- anak mereka tumbuh dengan pendidikan yang lebih layak.

" Harapan kami dapat melihat anak- anak tumbuh dengan pendidikan yang lebih layak.

Alhamdulillah, anak- anak kami banyak yang telah meraih berbagai prestasi," katanya.(ilo)


Berita Terkait
Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video |