Api Sudah Besar, Baru Kami Sadar
TINJAU: Empat petak rumah yang sudah jadi arang saat ditinjau anggota DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Lurah Pulau Karomah Zulham Efendi serta Dinas Sosial, Rabu (5/12/2018).agustiar/riau pos

Empat Petak Rumah di Jalan Pepaya Ujung Jadi Arang
Api Sudah Besar, Baru Kami Sadar
Kamis, 06 Desember 2018 - 09:15 WIB > Dibaca 349 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Empat petak rumah di Jalan Pepaya Gang I, RT 4 / RW 2, Kelurahan Pulau Karomah/Pulau Karam, Sukajadi, kini sudah jadi arang. Diduga penyebab kebakaran yang menghanguskan empat rumah yang dihuni empat keluarga ini berasal dari korsleting listrik.Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi Selasa (4/12) sekitar pukul 22.00 WIB ini.

"Sudah besar saja api baru kami sadar rumah kami terbakar...," kata salah seorang warga yang rumahnya terbakar kepada wartawan. Saat itu mereka dikunjungi Anggota DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Dinas Sosial Pemko Pekanbaru dan Lurah Pulau Karomah.

Hampir tak ada harta benda yang bisa diselamatkan karena api begitu cepat menghabisi semua yang ada. Namun korban tetap merasa bersyukur, karena keluarga mereka selamat dari amukan api.

Dikabarkan, saat kejadian, hampir semua penghuni rumah dalam keadaan tertidur pulas. Termasuk lima balita yang selamat karena berhasil dilarikan ke luar rumah.

Salah satu penghuni rumah, Yanti, kepada Riau Pos di TKP mengatakan, empat petak rumah tersebut dihuni empat kepala keluarha (KK), yakni masing-masing Yoserizal, Widia Gita Sari, Rika serta Nanik. Rumah tersebut juga dijadikan tempat usaha bordir pakaian.

"Semuanya hangus, tak ada yang selamat. Termasuk tujuh unit motor, hangus semua. Cuma baju di badan yang selamat pak," ujarnya lirih kepada wartawan, yang dia tidak pernah menyangka akan terjadi musibah ini.

Dari cerita Yanti, asal api dari tiang listrik yang ada di samping rumah mereka. Apalagi saat kejadian sedang hujan lebat dan angin kencang, ada percikan api langsung, dan membakar rumah.

"Ada anak kami yang melihatnya. Katanya dari percikan api di tiang listrik. Untung cepat mobil pemadam kebakaran datang, kalau tidak lebih banyak jadi korban," terangnya.

Dan saat ini, para korban terpaksa mengungsi sementara ke rumah tetangga dan juga menumpang ke rumah keluarga terdekat. Dan belum tahu harus bagaimana setelah ini.


Anggota DPRD Pekanbaru Nofrizal datang ke lokasi musibah sekitar pukul 14.00 WIB bersama Lurah Pulau Karomah Zulham Efendi dan perwakilan Dinas Sosial Pekanbaru. Mereka memberikan bantuan.  

 "Saya tadi malam (Selasa, red)sudah dapat informasi ini. Informasinya kebakaran ini disebabkan korsleting listrik. Tapi ini biar diselidiki oleh polisi, apa penyebab sebenarnya," kata Nofrizal.

Ketua DPD PAN Kota Pekanbaru ini pun mengapresiasi respon pemko dalam pemberian bantuan langsung kepada korban. Dan menilai, pemberian bantuan seperti ini dari pemerintah, harus tetap berjalan. Karena sangat dibutuhkan korban.

Sementara untuk bantuan bangunan rumah. ia meminta RT/RW, lurah dan camat mengusulkan ke pemerintah lewat program rumah layak huni.

 "Ada program rumah layak huni. Ini kan bisa. Tapi persoalannya pada penganggaran. Apalagi seperti sekarang akhir tahun. Mudah-mudahan ada solusinya lah dari pemerintah," harap Nofrizal.

Bantuan  yang diberikan Pemko seperti,  beras, selimut, telur, mi instan, tikar, family kit, sabun dan peralatan mandi, piring, baju,  pakaian sekolah dan lainnya.

"Ini bantuan dari pemerintah, Dissos Pekanbaru. Mudah-mudahan membantu," kata Lurah Pulau Karomah Zulham Efendi.(lin)

(Laporan Agustiar dan Sakiman, Kota)


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video |