Jojo Tumbangkan Ginting
Jonatan Christie

Jojo Tumbangkan Ginting
Jumat, 16 November 2018 - 11:15 WIB > Dibaca 355 kali
 
HONGKONG (RIAUPOS.CO)- Jonatan Christie berhasil menyamakan rekor head to head-nya melawan Anthony Sinisuka Ginting. Jojo sukses menumbangkan rekan sepelatnasnya itu di babak kedua Hongkong Terbuka 2018, Kamis (15/11).

Melawan Ginting untuk yang keempat kalinya, Jojo tidak mau lengah seperti dua pertemuan sebelumnya saat dipecundangi Ginting di Korea Selatan Terbuka 2017 dan Fuzhou Terbuka 2018. Jawara Asian Games 2018 berhasil memenangi pertandingan dua game langsung.

Memenangi gim pertama dengan skor 21-15, Jojo hampir saja kehilangan game kedua setelah sempat tertinggal cukup jauh oleh Ginting 5-14. Namun, perlahan tapi pasti, Jojo terus mengejar hingga berhasil menyamakan kedudukan 18-18.

Jojo hampir kembali harus memainkan game ketiga saat Ginting mencapai game point 19-20. Namun, Jojo terus memberikan perlawanan hingga terjadi setting hingga empat kali.

Ginting akhirnya harus merelakan kemenangan Jojo. Pertandingan game kedua ditutup dengan skor 25-23. Kemenangan ini membuat rekor pertemuan keduanya menjadi 2-2.

Jojo pun berhak maju ke babak delapan besar dan akan bersua wakil Jepang Kento Momota.

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu memastikan diri melaju ke perempatfinal usai mengalahkan wakil Korea Selatan (Korsel), Kim Hye Rin/Baek Ha Na dengan skor 21-15 dan 21-18.

Meski secara ranking dunia Greysia/Apriyani lebih unggul, tetapi keduanya mengaku tidak meremehkan lawannya yang saat ini menempati posisi 183 dunia itu. Terbukti mereka memiliki kemauan untuk bermain ngotot dengan langsung tampil ‘panas’ sejak awal laga.

“Kami maunya masuk lapangan bisa langsung in. Karena kondisi lapangan di turnamen ini memaksa kami untuk tidak boleh kehilangan fokus dan harus langsung in ke permainan,” ungkap Greysia, mengutip dari laman resmi PBSI, Kamis (15/11).

Bagi Greysia/Apriyani menghadapi lawan asal Korsel tentu sedikit memberi rasa was-was tersendiri. Pasalnya pada pekan lalu di Cina Open 2018 Super 750, pasangan beda usia itu gagal melanjutkan tren positif dengan lolos ke semifinal enam kali secara berturut-turut.

Kegagalan itu diraih kala keduanya tumbang dari pasangan Korsel, Lee So Hee/Shin Seung Chan yang akhirnya keluar menjadi juara pada turnamen tersebut. Namun begitu, Greysia/Apriyani menilai permainan Kim/Baek belum sematang Lee/Shin.

“Pasangan Korea memang tipe mainnya sama, Kim lebih senior, tapi Baek yang lebih junior juga bagus, dia bisa mengimbangi. Memang kalau mau dibandingkan, Lee (So Hee)/Shin (Seung Chan), mereka lebih senior dan lebih matang dari Kim/Baek,” kata Greysia.(eca)

(Laporan JPG, Hongkong)

Berita Terkait
Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video |