Jokowi Minta Kader Hanura Turun ke Masyarakat
BERSAMA: Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang dalam acara pembekalan caleg Hanura, Rabu (7/11/2018).

Jokowi Minta Kader Hanura Turun ke Masyarakat
Jumat, 09 November 2018 - 13:27 WIB > Dibaca 398 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) meminta caleg-caleg dan kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) untuk rutin menyapa masyarakat. Salah satu caranya dengan door to door.

Menurut Jokowi, menyapa masyarakat sangat penting. Tujuannya agar mengetahui apa yang menjadi permasalahan mereka. Terlebih bisa menjelaskan program yang sudah dicapai pemerintah.

“Ini penting dalam politik terutama memperoleh dukungan dari segi elektoral, komunikasi caranya sangat penting itu door to door, komunikasi tatap muka itu penting sekali,” ujar Jokowi dalam pembekalan caleg Partai Hanura, di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta, Rabu (7/11).

Dalam menyapa masyarakat itu, Jokowi berpesan kepada kader Partai Hanura untuk bisa menjelaskan berbagai macam keberhasilan pemerintah. Misalnya mengenai Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan, dan pembangian sertifikat tanah kepada masyarakat.

“Kalau kita bisa menjelaskan seperti itu rakyat akan tahu, dan kemudian akan memberikan dukungan kepada kita tentang apa yang kita kerjakan,” katanya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini kampanye lewat door to door lebih pentingkan ketimbang menggunukan media sosial. Pasalnya masih ada masyarakat-masyarakat yang tidak menggunakan media sosial.

“Karena kita tahu banyak masyarakat yang tidak terjangkau oleh Facebook, Instagram, Twitter, dan banyak yang tidak percaya dengan media sosial. Riuhnya di media sosial tidak menjamin dapat kepercayaan dari masyarakat,” ungkapnya.

Kampanye dengan cara door to door ini menurut Jokowi sudah ia lakukan pada Pilgub DKI Jakarta 2012 silam. Ini terbukti efektif. Pasalnya dahulu tidak ada yang tahu dirinya ini siapa dengan maju Pilgub DKI Jakarta
.
“Ya memang capek dari subuh sampai tengah malah bolak balik terus. Itu juga yang saya lakukan di Jakarta. Di Jakarta memang saiapa yang tahu saya dahulu,” pungkasnya.(gwn/jpg)

Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |