Mobdin Rusak Dibiarkan Teronggok Setahun
RUSAK: Beberapa unit mobil dinas bekas anggota DPRD Kepulauan Meranti terlihat rusak, mangkrak di sebuah bengkel di Jalan Karya Utama, Kelurahan Selatpanjang Timur, Kamis (8/11/2018).

Mobdin Rusak Dibiarkan Teronggok Setahun
Jumat, 09 November 2018 - 15:34 WIB > Dibaca 5249 kali
 
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO)-Beberapa unit mobil dinas (mobdin) anggota DPRD yang dikembalikan pada 2017 lalu diketahui rusak parah. Sayangnya mobil dinas tersebut justru belum tersentuh perbaikan dan dibiarkan teronggok, hingga setahun dan terkesan dibiarkan terlantar begitu saja.

Dari penelusuran awak media Rabu (7/11) lalu, mobil bekas anggota DPRD Kepulauan Meranti tersebut dibiarkan terlantar di sebuah bengkel di Jalan Karya Utama, Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi. Ternyata di lokasi tersebut ada enam unit mobil dinas yang rusak parah tanpa perawatan.

Bahkan ban mobil sudah ada yang pecah, banper depan rusak parah, begitu juga kondisi isi dalamnya seperti jok kursi dan lainnya. Selain itu juga terlihat barang-barang bekas yang disimpan di dalam mobil rusak tersebut. 

Menurut pemilik bengkel,  Ahmad, mobil dinas tersebut sudah lama dibiarkan begitu saja. Bahkan awalnya mobil dinas tersebut hanya dititipkan di pinggir jalan. Sehingga Ahmad berinisiatif memindahkan mobil ke area bengkel. 

“Sejak mobil ini di sini kondisi kerusakannya sangat parah. Apalagi kemungkinan banyak onderdil yang ditukar atau hilang. Rata-rata kerusakan pada sistem elektrik mobil, sehingga kalau diperbaiki bisa menghabiskan puluhan juta atau minimal Rp25 juta,” ungkapnya.

Menurut Ahmad, karena tidak ada biaya perawatan,  mobil tersebut dibiarkan begitu saja. Namun jika ada pihak yang mengajukan permohonan pinjam pakai maka biaya perbaikan dibayangkan oleh yang bersangkutan. 

“Saat ini ada dua unit mobil akan dipinjam pakai oleh Bawaslu, jadi mereka yang bayar langsung. Saat ini sedang  perbaiki, namun tentunya agak lama, karena banyak komponen yang rusak,” tuturnya.

Sementara itu Kasubbag Perlengkapan, Bagian Umum Sekdakab Kepulauan Meranti, Rizky mengungkap jika anggaran perbaikan mobil dinas tersebut belum ada. Apalagi menurutnya biaya perbaikan juga sangat besar. “Anggaran perbaikan tidak ada, biaya perbaikan juga besar,” ungkapnya.(ksm)


(Laporan LUKMAN PRAYITNO, Selatpanjang)

Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |