Gemetar saat Ditanya, Ternyata Bawa Sabu
Bawa Sabu: Dua pengendara sepeda motor saat diamankan di Pos Gurindam 5 oleh personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru setelah kedapatan membawa dua paket sabu-sabu, Selasa (6/11/2018).

Barang Bukti Sempat Dibuang di Belakang Pos
Gemetar saat Ditanya, Ternyata Bawa Sabu
Kamis, 08 November 2018 - 16:30 WIB > Dibaca 345 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru menghentikan dua pria yang sedang mengendarai sepeda motor berboncengan kerena kedapatan melanggar lalu lintas, Selasa (6/11) sekitar pukul 16.40 WIB. Berawal dari kecurigaan petugas, akhirnya terungkap juga salah seorang pengendara itu membawa paket sabu-sabu. Pelaku berinisial DG (23) dan ES (23) ini diamankan petugas tepatnya di Pos Lantas Gurindam Lima Jalan Tambusai.


Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto mengatakan, bahwa kejadian tersebut berawal pada saat petugas lalu lintas Bripka M Syafrial, Bripka Dodi Andrico dan Brigadir Hendra Sitanggang melaksanakan tugas di Pos Lantas Gurindam lima.


Saat itu ketiga anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru tersebut melihat pengendara DG yang mengendarai sepeda motor hitam BM 6506 FN, berboncengan dengan ES tidak menggunakan helm ganda yang datang dari arah Jalan Soekarno-Hatta berbelok ke kiri memasuki Jalan Tambusai.


Melihat hal tersebut Bripka M Syafrial menghentikan keduanya lalu menanyakan surat- surat kendaraan sepeda motor. Pada saat diperiksa DG terlihat gemetar. Curiga akan hal tersebut Bripka M Syafrial lalu merangkul DG dan memintanya turun dari motornya.
Tidak beberapa lama kemudian saat itulah Bripka M Syafrial melihat DG mengeluarkan sesuatu dari dompetnya hingga langsung membuangnya ke parit belakang pos.


"Karena curiga Bripka M Syafrial lalu memanggil kedua rekannya Bripka Dodi Andrico dan Brigadir Hendra P Sitanggang untuk membantu mengamankan kedua pengendara," jelasnya.


Bersama rekannya Brigadir Hendra P Sitanggang lalu membawa DG ke parit belakang Pos untuk memastikan benda yang dibuang.
Ketika diperiksa ternyata petugas menemukan tiga bungkus paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu-sabu.


Dengan kepiawain anggotanya, lelaki yang kerap dipanggil Santo itu mengapresiasi ketiga personel karena menurutnya di luar tugas rutinnya sehari- hari sebagai Polantas juga mampu mengemban tugas dan fungsi kepolisian lainnya.
"Terima kasih banyak, kami sangat apresiasi dan tentunya kami akan ajukan kepada pimpinan untuk diberikan reward," kata Santo.


Lebih lanjut dipaparkannya bahwa hingga pada saat ini kedua lelaki tersebut beserta barang bukti kini telah diserahkan ke Satuan Narkoba Polresta Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut.(lin)

(Laporan SAKIMAN, Kota)

Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |