Harga Pakan Naik, Harga Telur Terdongkrak
Kamis, 08 November 2018 - 15:30 WIB > Dibaca 262 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Sebagian komoditas keperluan utama perlahan mengalami kenaikan di awal November 2018. Salah satunya harga telur ayam yang mengalami kenaikan dari Rp1.400 per butir menjadi Rp1.600 per butirnya. 


Kenaikan harga telur ayam ras tersebut terpantau Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Rabu (7/11). Rata-rata penjual telur menaikkan harganya, terutama pedagang di pasar tradisional.


Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan DPP Pekanbaru Roni Suprana MPA mengatakan, kenaikan harga telur masih dalam tingkat kewajaran. Berdasarkan pantauan DPP di pasar tradisional kenaikan harga telur itu salah satu faktor penyebabnya  naiknya harga pakan ayam. Kenaikan telur dinilai belum perlu dikhawatirkan masyarakat atau konsumen.


“Iya terjadi sedikit kenaikan. Penyebabnya meningkatnya harga pakan ternak ayam petelur,” ujar Roni kepada Riau Pos, Rabu (7/11).
Naiknya harga telur mulai dikhawatirkan konsumen. Pemerintah diminta menjaga harga telur tidak sampai mengalami kenaikan kembali.


Seperti diketahui harga telur pernah melambung hingga Rp1.700 perbutir, harga normal telur Rp1.400 per butirnya. “Kami minta pemerintah terkait tidak hanya mengawasi saja. Tetapi ada solusinya jangan sampai telur naik sampai Rp1.700 per butir seperti yang lalu,” kata salah seorang konsumen, Yuni. 


Jika harga telur mengalami kenaikan, sebaliknya harga daging ayam justru mengalami penurunan, dari Rp25 ribu turun jadi Rp20 ribu per kilogram.(ilo)

Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |