Demokrat Sebut Elektabilitas Jokowi Bakal Kesalip
Ferdinand Hutahaean

Demokrat Sebut Elektabilitas Jokowi Bakal Kesalip
Kamis, 08 November 2018 - 10:00 WIB > Dibaca 319 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Partai Demokrat memiliki survei internal terkait kekuatan elektoral di pemilihan presiden 2019 mendatang. Hasilnya, kedua pasangan calon diklaim memiliki jarak elektabilitas yang tak jauh.

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen menyebutkan, kenyataan angka hasil survei tersebut telah membuat pasangan Jokowi-Ma’ruf panik. Imbasnya, kata dia, mantan Wali Kota Surakarta itu kerap terlihat menjadi temperamen.

“Kita tahu hasil survei yang Jokowi miliki seperti apa. Jadi wajar beliau itu panik, makanya (Jokowi) sering marah-marah keluar statement-statement yang tidak baik, karena memang elektabilitas nya sedikit lagi akan kita salip,” kata Ferdinand di Jakarta, Selasa (6/11) malam.

Juru bicara Prabowo-Sandi ini mengakui bahwa survei internalnya terlihat jarak elektabilitas antara kedua pasangan tak begitu jauh. Hal itu terlihat dalam pemetaan kekuatan kedua paslon di masing-masing dapil.

“Kita punya survei internal terhadap pileg per-dapil. Kita punya survei Pilpresnya juga per dapil di situ. Kita tahu petanya persis, makanya kalau banyak lembaga survei dan merilis surveinya dengan angka angka fantastis kita senyum-senyum saja,” jelasnya.

Anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu memaparkan survei internalnya masih mengunggulkan Jokowi-Ma’ruf di pilpres 2019. Tapi, jarak keunggulannya tak signifikan seperti yang diungkapkan lembaga survei. Dia memastikan jaraknya elektabilitas keduanya hanya satu digit.

“Kalau untuk Pilpres itu head to head-nya memang Pak Jokowi masih unggul dengan Pak Prabowo, tapi selisihnya itu tidak jauh enggak sampai 10 persen,” ungkap dia.

Dengan gap elektabilitas yang kecil, kata dia, dirinya optimistis bahwa Prabowo-Sandi akan menyalip posisi petahana. Terutama dalam mendekati masa-masa kampanye selesai.

“Tinggal satu digit, jadi sangat-sangat bisa kita salip nanti. Perkiraan kita sih di bulan Februari kita sudah akan menyalip elektabilitas Jokowi,” tuturnya.

Survei internal yang dilakukan oleh Partai Demokrat pada periode Oktober 2018. Mereka melibatkan responden mencapai 600 orang per dapil yang berasal dari 34 provinsi. Mereka mengklaim surveinya memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dari lembaga survei Indonesia.(aim/jpg)

Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |