Ayah Korban Lion Air Tanya Manajemen, Rusdi Menunduk Minta Maaf
Senin, 05 November 2018 - 15:40 WIB > Dibaca 354 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Bambang Sukandar, ayah dari korban Fahmi Pradana Sukandar mempertanyakan kabar bahwa pesawat nahas itu sempat mengalami problem dari bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Meski akhirnya diperbaiki dan diterbangkan kembali untuk rute perjalanan Jakarta-Pangkalpinang.

"Yang paling saya garis bawahi, benar atau tidak, sekali lagi, benar atau tidak pesawat ini trouble sebelum penerbangan," tanyanya dalam pertemuan yang dihadiri oleh pendiri Lion Air, Rusdi Kirana, Kepala Basarnas Marsda TNI Muhammad Syaugi, dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Ballroom Teluk Jakarta, Ibis Hotel Central Jakarta, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11).

Bahkan, Bambang meminta Rusdi Kirana untuk berdiri menunjukkan batang hidungnya.

"Tidak bermaksud mendiskreditkan, anak saya masih umur 29 tahun, dia bekerja. Saya minta tolong kepada pihak terkait untuk bertanggung jawab termasuk pihak maskapai. Untuk itu kepada Saudaraku yang terhormat, saya belum kenal Pak Rusdi Kirana, saya mohon dengan hormat untuk Pak Rusdi berdiri," pintanya.

Mendengar itu Rusdi bersama pihak manajemen Lion Air langsung berdiri. Saat berdiri, Rusdi sempat mengatupkan kedua telapak tangannya sembari menunduk, tanda meminta maaf.(wid)

Sumber: RMOL

Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |