Tingkatkan Minat Membaca Berantas Hoax
KOMUNITAS: Penggiat Komunitas Literasi Permuda Riau berfoto bersama di sebuah studio radio di Pekanbaru belum lama ini. komunitas literasi Permuda Riau for riau pos

Komunitas Literasi Permuda Riau
Tingkatkan Minat Membaca Berantas Hoax
Minggu, 04 November 2018 - 14:13 WIB >
 
(RIAUPOS.CO) - Komunitas Literasi Permuda Riau didirkan oleh Wahyu Fitria. Seorang mahasiswi Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi, Umri. Meski baru berdiri sejak 24 April 2018, komunitas ini sudah memiliki setidaknya 50 orang anggota.

Literasi Permuda Riau terbentuk berdasarkan keprihatinan Fitria terhadap perkembangan pendidikan, kepemudaan, sosial dan lingkungan di Indonesia, khususnya Riau. Semakin maraknya kabar bohong (hoax, red) yang menyebar di sosial media, menunjukkan rendahnya minat membaca masyarakat untuk mendalami sebuah informasi.

“Kecanggihan teknologi kini membutakan mata penggunanya. Banyak masyarakat terutama generasi muda dengan mudah menyebarkan kabar-kabar yang belum jelas kebenarannya. Bahkan ikut menulis hal-hal yang bersifat negatif di sosial media. Mereka terlalu asyik dengan kehidupan di dunia maya, sehingga lupa cara mudah untuk membaca,” jelas Fitria, selaku pendiri dan ketua komunitas ini.

Literasi Permuda Riau ingin mengubah kebiasaan tersebut agar masyarakat lebih peka dan menyadari bahwasanya membaca, menulis dan berbicara kreatif itu sangat penting. Baik untuk kehidupan saat ini maupun persiapan untuk generasi mendatang.

Untuk mewujudkan perubahan, Literasi Permuda Riau memiliki beberapa program rutin komunitas. Seperti mengadakan writing class dan public speaking class setiap dua pekan sekali, workshop outdoor dan mengumpulkan donasi buku layak baca setiap 1 bulan sekali di area Car Free Day (CFD).

Saat ini, mereka juga tengah sibuk mengkampanyekan “Ayo Membaca, Menulis, dan Berbicara Kreatif” melalui radio-radio yang ada di Pekanbaru. Keseriusan komunitas untuk mengajak, mengajar dan menjadikan masyarakat Riau lebih peduli literasi turut memberikan dampak positif bagi para anggotanya.

Terbukti, dua anggota Literasi Permuda Riau masuk  5 besar terbaik dalam ajang Rookie Stars 2018 tingkat nasional dan akan berangkat ke Semarang tanggal 7 November mendatang.

Kedepannya komunitas Literasi Permuda Riau berharap akan semakin banyak masyarakat yang sadar dan peduli terhadap pentingnya membaca dan mendalami sebuah informasi. Sehingga tidak ada lagi berita hoax yang dapat mengganggu dan menimbulkan permasalahan.

“Kami berharap apa yang komunitas ini lakukan dapat membuat masyarakat melek dan lebih pintar dalam memfilter berbagai informasi apapun. Yang pada umumnya mampu merubah pola pikir dan tingkah laku personal,” tutup Fitria.(azr)


Berita Terkait
Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video |