Dipanen 12 Hektare Cabai Merah di Bunga Raya
PANEN CABAI: Wabup Siak H Alfedri turut memanen cabai merah di Kampung Langsad Permai, Kecamatan Bunga Raya, Selasa (9/10/2018).

Dipanen 12 Hektare Cabai Merah di Bunga Raya
Rabu, 10 Oktober 2018 - 16:20 WIB > Dibaca 424 kali
 
SIAK (RIAUPOS.CO) - Kampung Langsad Permai, Kecamatan Bungaraya, Siak terus menghasilkan berbagai komoditi pemenuhan pangan lokal. Seperti Selasa (9/10), dipanen cabai merah yang besar-besar dari daerah tersebut pada lahan seluas 12 hektare. Panen dilakukan langsung Wakil Bupati Siak H Alfedri bersama jajarannya secara simbolis.


Cabai memang menjadi komoditi pemenuhan kebutuhan agar ekonomi masyarakat lebih baik. Kecamatan Bungaraya yang dikenal sebagai penghasil pangan juga menyimpan berbagai potensi lain yang bisa mendongkrak perekonomian masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan panen cabai seluas 12 hektare atas binaan dari Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Pertanian.


Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi saat melakukan panen raya cabai memberikan apresiasi kepada masyarakat.


‘’Terutama yang memiliki keinginan tinggi untuk mengelola lahan pangan dan tanaman komoditi lain yang dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.


Menurutnya, patut disyukuri karena perekonomian bisa terdongkrak terutama bila pertanian semakin meningkat. Tentunya hal ini sebagai bagian dari upaya yang telah dilakukan bersama. Ia juga mengajak kepedulian para petani di Siak khususnya agar lebih memperhatikan orang lain melalui zakat infak dan sodaqoh.


‘’Kami selaku Pemerintah Kabupaten Siak selalu mengingatkan kepada para petani setiap panen jangan lupakan berzakat. Karena berzakat membersihkan rezeki sehingga Allah akan selalu melimpahkan rahmat dan rezekinya kepada kita,” sambung Alfedri.


Karena itu, pemerintah dalam hal ini hanya melakukan pembinaan agar tingkat ekonomi masyarakat meningkat, sebab tujuan pemerintah adalah bagaimana masyarakat sejahtera. Agar ekonomi masyarakat terus meningkat selain tanaman pangan juga harus mampu memanfaatkan lahan lahan.


‘’Termasuk yang bisa dibudidayakan untuk menambah pendapatan masyarakat, seperti cabai, peternakanan, dan perikanan,” pesannya.


Sementara itu pihak Lembaga penitian dan pengabdian masyarakat  (LPPM) Unri dari Fakultas Pertanian, Prof Dr Ir Hapsah yang juga hadir mengatakan dengan membantu masyarakat dalam upaya melakukan pendampingan kepada para petani. Sehingga pengabdian dalam tata air untuk penaman cabai dan jenis tanaman lain yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.


‘’Dan kita akan mencoba mengangkat kampung Langsad Permai untuk menjadi daerah binaan pertanian pada komoditi cabai, kemudian mencoba membuat pupuk kompos, dan perikanan termasuk peternakan,” jelasnya.(adv)

Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |