Tambahan Kuota, Kasek Ikut Dinas
Jumat, 13 Juli 2018 - 10:47 WIB > Dibaca 171 kali
 
(RIAUPOS.CO) - Menanggapi adanya penambahan kuota peserta didik baru di penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019, beberapa SMP favorit mengaku siap menerima kebijakan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru.

Kepala SMPN 1 Pekanbaru Hj Ade Armi MPd mengatakan ada atau tidak penambahan kuota tersebut, pihaknya akan mengikut kebijakan dinas pendidikan. ”Ada atau tidaknya penambahan kuota peserta didik, kami hanya mengikut kebijakan dari dinas pendidikan. Kalau dilihat posisi SMPN 1 ini yang ditengah kota tentu berbeda dengan ramainya pendaftaran di lingkungan zonasi sekolah seperti di area Tampan,” ujar Ade, kemarin.

Dikatakannya, posisi SMPN 1 Pekanbaru dengan sistem zonasi saat ini, membuat pendaftar di SMP tersebut tidak membeludak seperti tahun-tahun sebelumnya. Lingkungan sekolah yang berada di area perkantoran dan di tengah kota menjadikan tidak ramainya masyarakat yang mendaftarkan siswa di SMPN 1.

“Kami tentu berbeda dengan sekolah lainnya yang memang berada di lingkungan masyarakat, kalau kami ini ada di lingkungan yang memang perkantoran dan di tengah kota. Jadi, tidak ada begitu ramainya pendaftaran. Namun, kalau memang di daerah lainnya masih ada anak yang belum tertampung untuk bersekolah tentu kami mengikut kembali kebijakan dari dinas,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMPN 4 H Ridwan MPd mengaku mendapatkan arahan dari Disdik agar menerima pendaftaran bagi anak-anak yang berada di sekitar sekolah namun belum diterima. “Kami diarahkan, kalau ada anak yang di lingkungan sekolah itu, maka boleh mendaftar. Tetapi itu hanya di diarahkan untuk anak-anak yang berada di zonasi saja,” kata Ridwan.

Dan hingga kemarin, Ridwan mengaku pihaknya belum menerima laporan orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya. Menurutnya, anak-anak di sekitar sekolah tersebut sudah diterima di sekolah pilihannya masing-masing.

 “Rata-rata mereka diterima di sekolah pilihan mereka. Apabila tidak diterima di pilihan satu, maka tertampung di pilihan kedua,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa ada banyak SMP negeri yang berada di dekat SMP Negeri  4. “Apalagi di sekitaran sekolah kami juga ada banyak sekolah tempatan, kurang lebih ada tujuh sekolah. Kalau ada orang tua yang mendaftarkan anaknya, dia harus betul-betul berada di zona sekolah, maka itu tetap kami tampung,’’ sebut Ridwan lagi.

Hanya saja Ridwan mengingatkan bahwa saat ini kuota di sekolah yang dipimpinnya sudah terpenuhi. Jika ada yang mendaftar, dikhawatirkan tidak ada ruangan yang bisa untuk menampung anak baru lagi. “Tapi sekali lagi, hingga kini memang belum ada yang melapor mendapatkan rekomendasi itu. Kalau pun ada yang mendaftar, kembali lagi ke ruangannya yang tidak ada,” jelasnya.

Dalam pada itu, hingga kemarin Riau Pos belum berhasil mendapatkan penjelasan dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru Abdul Jamal terkait kebijakan penambahan kuota PPDB ini.  Saat Riau Pos menelepon ke nomor seluler Abdul Jamal, telepon dalam keadaan tidak aktif.

Pesan singkat yang Riau Pos kirim tak kunjung dibalas. Riau Pos mencoba mendatangi Kantor Disdik Pekanbaru, namun Abdul Jamal tidak ada di ruangan. Menurut informasi yang Riau Pos dapatkan, Abdul Jamal sedang dinas keluar kota, Jakarta.(cr8/cr9/rir/yls)


Laporan TIM RIAU POS, Kota




Berita Terkait
Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif |