Galang Kekuatan Perang Lawan Narkoba
PUKUL GONG: Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Pekanbaru Ir Johnny Sarikoen MT didampingi Kepala BNNK Pekanbaru AKBP Sukito SH MH memukul gong tanda dimulainya gerakan galang kekuatan perang melawan narkoba di Hotel Jatra Pekanbaru, Kamis (12/7/2018).

Galang Kekuatan Perang Lawan Narkoba
Jumat, 13 Juli 2018 - 08:45 WIB > Dibaca 509 kali
 
KOTA (RIAUPOS.CO) - Berbagai upaya dilakukan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru untuk melakukan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Salah satunya dengan menggalang kekuatan perang melawan narkoba.

Menggalang kekuatan perang melawan narkoba ini menjadi puncak kegiatan penyuluhan dan sosialisasi bersempena dengan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang digelar BNNK di Hotel Jatra Pekanbaru, Kamis (12/8) pagi. Kegiatan dibuka oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Pekanbaru Ir Johnny Sarikoen MT didampingi Kepala BNNK Pekanbaru AKBP Sukito SH MH serta para Kabag dan Kasi di BNNK Pekanbaru.

"Peserta kegiatan ini terdiri dari 44 kepala SMPN, 24 tokoh masyarakat termasuk pengurus LPM dari 12 kecamatan yang ada di Pekanbaru,’’ kata Sukito.

Lebih jauh dikatakannya,  peserta lainnya berjumlah 14 orang dari  lembaga rehab komponen masyarakat dan institusi pemerintah, seperti Puskesmas Sidomulyo dan Senapelan, dua perwakilan dari organisasi kepemudaan Purna Paskibraka Indonesia, satu relawan BNNK serta perwakilan dari delapan perusahaan  yang telah melaksanakan upaya P4GN di lingkungan perusahaan.

"Kami sengaja mengundang pihak terkait ini sebagai peserta karena mereka bisa mengambil kebijakan. Artinya setelah selesai kegiatan ini, mereka dapat membuat program dan program itu diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat terutama para generasi muda,’’ ungkap Sukito.

Makanya tema kegiatan ini berisikan, ‘‘Menyatukan dan Menggerakkan Seluruh Kekuatan Bangsa dalam Perang Melawan Narkoba untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia Sehat tanpa Narkoba’’.

Untuk semakin memaksimalkan pengetahuan dan wawasan peserta, sejumlah pembicara dihadirkan,  Hermansyah Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unilak, dosen UIR Doktor Yudi Krismen SH MH dan dokter Zuhri dari Bapelkes.

"Kehadiran pembicara ini untuk semakin memantapkan peran peserta di lingkungan masing-masing, termasuk bagi kepala sekolah tentu sangat diperlukan pengayaan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan bagaimana cara mengatasinya agar pelajar dapat mengatakan tidak pada narkoba,’’ jelas Sukito.

Ditambahkan Sukito, pembangunan berwawasan anti narkoba (Bang Wawan) menjadi target BNNK di acara puncak HANI tersebut. Sehingga setelah kegiatan ini, tetap memonitor setiap program dan kegiatan peserta, karena sudah pasti para peserta menjadi perpanjangan tangan  BNNK.Kehadiran tokoh masyarakat termasuk pemangku kepentingan serta kepala SMPN membuat Wakil Wali Kota Ayat Cahyadi sangat semangat untuk mendukung semua program dan kegiatan yang ditaja BNNK.‘’Kami merasa terbantu, dan kami akan mendukung setiap program BNNK Pekanbaru, karena sudahditujukan untuk kepentingan masyarakat. (mng)



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |