Sasar Generasi Milenial, Pegadaian Buka The Gade Cafe and Gold
POTONG PITA: Pimpinan wilayah II Pegadaian Pekanbaru Yuliasman Djamas dan Kepala Dinas Pariwisata Ardiansyah Eka Putra memotong pita peresmian the gade cafe and gold, Selasa (10/7/2018) di Gedung Kantor Pegadaian Jalan Sudirman Pekanbaru. (PEGADAIAN FOR RIAU POS)

Sasar Generasi Milenial, Pegadaian Buka The Gade Cafe and Gold
Kamis, 12 Juli 2018 - 09:40 WIB > Dibaca 428 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pegadaian, salah satu BUMN melakukan soft opening unit usaha barunya The Gade Cafe and Gold, Selasa (10/7) malam. Beroperasi di pusat bisnis ibu kota provinsi, Jalan Sudirman Pekanbaru bergerak di segmen usaha kuliner, dengan mengedepankan sajian hidangan berciri khas kopi dan suasana tempat nongkrong dan ngumpul yang nyaman. Menjadi warung kopi yang tepat menyasar generasi muda dalam pengembangan sektor bisnisnya.

The Gade Coffe and Gold yang diresmikan di Kota Pekanbaru Jakarta, Jogja, Bali, Balikpapan, Makasar, dan Manado. Ke depan secara bertahap tempat kuliner ini direncanakan hadir di 36 tempat seluruh Indonesia. Dalam peresmian Selasa malam dihadiri Pimpinan Wilayah II Pegadaian Pekanbaru Yuliasman Djamas dan Wako Pekanbaru yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata Ardiansyah Eka Putra, berikut menandai soft launching dengan melakukan menekan tombol dan pengguntingan pita. Juga dihadiri perwakilan perusahaan BUMN dan pelaku usaha serta rekanan Pegadaian di Pekanbaru.

‘’Pembukaan The Gade Coffe and Gold merupakan langkah strategis yang diambil dalam rangka menjawab tantangan dunia bisnis masa depan. Dengan kehadiran ini Pegadaian berupaya menggaet market kalangan anak muda kaum milenial dan eksekutif muda dan kalangan menengah ke atas,’’ jelas Pimpinan Wilayah II Pegadaian Pekanbaru Yuliasman Djamas.

Pada peresmian kemarin Yuliasman menyempatkan diri unjuk kebolehan menjadi seorang barista melayani pesanan kopi para tamu. Menurutnya, alasan Pegadaian mengambil jalan berbeda dari bisnis utamanya disektor keuangan karena pergeseran gaya hidup saat ini yang kebanyakan kaum milenial menghabiskan waktu dan aktivitasnya di tempat berkumpul seperti kafe dan tempat kuliner.  ‘’Dengan menyediakan tempat berkumpul dan beraktivitas anak muda ini, Pegadaian mencoba menarik peluang nasabah baru sebanyak-banyaknya. Termasuk upaya meregenerasi nasabah saat ini,’’ tambahnya.

Tidak hanya itu dari bisnis kuliner, Pegadaian juga berupaya meningkatkan literasi masyarakat, khususnya anak muda tentang bisnis, peran pegadaian dan dunia keuangan. Dalam menunjang keinginan kaum milenial jelasnya, di tempat yang disediakan memang menawarkan konsep tempat berkumpul yang nyaman, lokasi yang mudah diakses berada di pusat kota, sajian kuliner yang nikmat dan lezat serta fasilitas internet wifi.

Selain itu, Pegadaian juga menawarkan layanan Pegadaian Digital Service (PDS) dan produk KCA Prima. PDS merupakan layanan digital Pegadaian yang ditujukan untuk memberi kemudahan nasabah mengakses layanan dari mana saja. KCA Prima merupakan produk gadai tanpa bunga yang bisa dimanfaatkan nasabah sebagai cara memenuhi berbagai keinginan dan solusi bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang memerlukan dana.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Pekanbaru Ardiansyah Eka Putra mengapresiasi langkah bisnis yang diambil Pegadaian sebagai sebuah gagasan brilian dari Pegadaian.(egp/c)

Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |