“Makan Bakuncah” Raih Juara Umum
TARIAN: Karya tari berjudul ‘‘Makan Bakuncah’’ berhasil meraih juara pertama di Parade Tari Se-Riau 2018 dan akan mewakili Riau ke tingkat nasional di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. (FEDLI AZIS/RIAU POS)

PARADE TARI RIAU 2018
“Makan Bakuncah” Raih Juara Umum
Rabu, 11 Juli 2018 - 09:33 WIB > Dibaca 1284 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Karya tari berjudul ‘‘Makan Bakuncah’’ garapan koreografer asal Rokan Hulu Dasrikal berhak meraih predikat  juara umum pada Sabtu (7/7) di Anjung Seni Idrus Tintin, Pekanbaru. Karya terbaik Parade Tari 2018 tersebut akan mewakili Riau pada Parade Tari Nasional di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Dalam pembukaan helat tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal mengatakan, tahun lalu (2017) Riau nyaris meraih juara umum nasional. Meski menempati posisi kedua, namun sudah menjadi prestasi yang membanggakan.

Maka tahun ini, diharapkan pemenang level provinsi mampu mewujudkan Riau terbaik nasional. Selain itu, ia mengajak semua peserta, perwakilan sembilan kabupaten/kota yang berpartisipasi memberikan persembahan terbaiknya.

‘’Tahun lalu, tim parade tari kita hampir meraih juara umum, dan hanya menempati posisi kedua. Itu saja sudah sangat membanggakan. Karenanya, tahun ini kita berharap bisa meraih predikat terbaik nasional,’’ kata Fahmizal saat memberikan sambutan.

Pada Parade Tari Se-Riau lalu, lima pengamat yang menilai cukup berat menentukan pemenang pertama karena kemampuan setiap koreografer hampir berimbang. Apalagi setiap tim memang sudah mempersiapkan karya mereka sejak jauh-jauh hari. Sehingga saat tampil memang menyuguhkan seluruh kemampuan terbaik mereka.

Koreografer asal Rohul, Dasrikal mengatakan, karya Makan Bakuncah hanyalah satu dari tradisi turun-temurun yang bisa dilakukan masyarakat di sana. Makan Bakuncah merupakan wujud dari kerja sama dan perkauman masih tetap lestari hingga hari ini.

Hal itu menjadi inspirasi baginya untuk mengolahnya menjadi karya tari. Alhasil, karya tersebut terpilih sebagai karya terbaik untuk tahun ini.‘’Tentu saja ini awal dari proses penciptaan kami. Sebab kami harus menghadapi event yang lebih besar di TMII,’’ katanya.

Paling tidak, usai parade lalu, Dasrikal dan tim kembali masuk ruang latihan (proses) untuk penyempurnaan karya mereka. “Kami hanya ingin berikan yang terbaik bagi Riau pada tingkat nasional nanti,’’ ujar Dasrikal.(ifr)

Laporan FEDLI AZIS, Pekanbaru

Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis | video |