Ngiler Jambu

Alamaaak!
Ngiler Jambu
Selasa, 10 Juli 2018 - 11:45 WIB > Dibaca 418 kali
 
(RIAUPOS.CO) - CUACA panas-panas gini, enaknya makan yang segar-segar. Buah misalnya.

Nah, kebetulan ada pohon jambu sedang bebuah lebat di perkarangan rumah Jalan Tanjung Rhu.

Madi (bukan nama sebenarnya) langsung ngiler melihat buah jambu yang banyak itu.

Saat itu, ia sedang duduk santai bersama teman-temannya di seberang rumah pemilik jambu yang menggiurkan itu. Matanya tak lepas melihat buah-buah jambu berwarna merah itu.



Merasa tak tahan, Madi mengajak teman-temannya untuk  meminta izin kepada sang pemilik jambu. Gayung bersambut. Temannya setuju karena mereka juga ngiler jambu. Sampa seperti Madi.

Beruntungnya, sang pemilik pohon jambu ternyata orang yang baik hati. Ia mengizinkan Madi dan kawan-kawannya untuk mengambil buah jambu itu.

Tak perlu waktu lama, Madi cs langsung menyerbu pohon jambu itu. Madi dan seorang temannya naik ke pohon jambu. Satu temannya lagi menunggu di bawah.

Sambil memanjat, Madi memakan buah jambu.

‘’Manisnya..,’’ kata Madi tersenyum.

Tiba-tiba.... Gubraaaakkk!!!

Madi langsung melihat ke bawah. Ternyata satu dahan patah dan mengenai kepala teman Madi.

Sambil mengusap-usap kepala, teman Madi meringis. Alamaaak!

“Aduh sakit! Jambu belum terasa di mulut aku, malah dahannya pula yang kejatuhan di kepala”.

Bukannya turun, Madi dan temannya tetap lanjut memetik jambu. Mereka tertawa sambil mengolok temannya.

“Makanya, kalau mau makan jambu itu baca bismillah dulu, biar nggak ketimpa sial,” celetuk Madi sambil memberikan buah jambu kepada temannya itu agar dapat merasakan rasa manis dari buah yang mereka incar dari tadi.(cr2)



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif |