Diomelin Pengemis

Alamaaak!
Diomelin Pengemis
Jumat, 06 Juli 2018 - 10:54 WIB > Dibaca 781 kali
 
(RIAUPOS.CO) - NIAT hati membantu tak selama berujung manis. Hati yang awalnya ikhlas malah bisa jadi ‘’makan hati’’.

Seperti pengalaman Nina. Wanita ini suka kuliner. Dan salah satu tempat favoritnya adalah miso di pedestrian Jalan Jenderal Sudirman.

Karena di pedestrian itu ramai tempat makan, para pengamen dan pengemis pun ikut ramai.

Malam itu, Nina makan miso di tempat langganannya itu. Tiba-tiba di dekatnya berdiri seorang ibu tua. Di tangannya ada kantong kresek dan ember kecil.

Ia menggerakkan tangannya sedikit. Bunyi gemericing uang koin terdengar dari  dalam ember kecil.

Nina pun mengalihkan matanya ke ibu tua itu.

Tahu ibu itu mengemis dan meminta uang, Nina yang orangnya memang nggak tegaan langsung merogoh dompet. Uang lembaran Rp5.000 masuk ke dalam ember yang dipegang si ibu tua.

“Kasihan, terutama kalau orang tua yang mengemis,” ceritanya.

Namun, ternyata bukan ucapan terima kasih yang ia dengar. Melainkan omelan si ibu tua.

‘’Segini aja? Pelit banget!’’ kata pengemis itu.

Nina pun hanya bisa melongo. Si ibu tua itu pun pergi tanpa merasa bersalah.

Si penjual miso yang tahu kejadian itu mencoba menyadarkan Nina yang masih shock diomelin pengemis.

"Udah, nggak usah dihiraukan, Mbak. Dia emang gitu. Dikasih sedikit dia akan merepet. Memang sudah sifatnya seperti itu. Cuekin aja," kata si penjual miso.

Mendengar itu, Nina akhirnya bisa melanjutkan makan misonya. Tapi ia tetap tidak habis pikir ada pengemis yang seperti itu.

"Saya kasih Rp5.000. Eh, dianya marah-marah. Apalagi kalau tidak dikasih, ya..," ujar Nina.(cr4)




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |