Perbaiki Jalan Garuda Sakti
Rabu, 27 Juni 2018 - 11:56 WIB > Dibaca 457 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan semakin mengkhawatirkan. Jalan berlubang dan selalu digenangi air saat hujan tiba. Ini tentunya sangat membahayakan pengguna jalan.

Kondisi ini sudah lama terjadi namun belum ada realisasi pemerintah untuk memperbaikinya. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah melaporkan adanya kerusakan jalan, di Jalan Garuda Sakti Pekanbaru ke Kementerian PU mengingat status jalan tersebut merupakan jalan nasional.

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru A Saat, Jumat (22/6) menyebutkan, pihaknya sudah koordinasikan ke Kementerian PU yang ada di Pekanbaru. Jalan mana saja yang menjadi tanggung jawab Pemko, pihaknya juga sudah melakukan perbaikan dengan menggunakan dana operasional. Bahkan pihaknya juga telah melakukan banyak tambal sulam. ‘’Kami berharap tambal sulam ini bisa bertahan lama. Meski secara teori tidak bisa bertahan lama,’’ ujarnya.

Lebih lanjut, Saat menyebutkan, perbaikan secara tambal sulam ini dikarenakan keuangan yang dimiliki Pemko Pekanbaru tidak memungkinkan melakukan perbaikan total. Sehingga, untuk perbaikan total, pemko akan meminta bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Beberapa jalan yang rusak parah seperti di Jalan Pemuda, Jalan Dharma Bakti, Jalan Payung Sekaki, Jalan Bundo Kanduang. Jalan tersebut merupakan jalan besar dan berada di Kecamatan Payung Sekaki.

Jalan Bundo Kandung sedang dalam tahap perbaikan tambal sulam karena jalan ini menjadi jalan alternatif selama pembangunan flyover di Simpang SKA. Sedangkan Jalan Dharma Bakti, titik-titik jalan yang berlubang sudah ditandai tapi belum dilakukan tambal sulam. Sementara Jalan Payung Sekaki pernah dilakukan penimbunan namun belum diaspal. Saat ini kondisi jalan kembali bergelombang.

Untuk perbaikan jalan ini, Saat berharap semaksimal mungkin tercover di seluruh Kota Pekanbaru. ‘’Kami juga tidak bisa mempersentase berapa jalan rusak yang kami perbaiki. Sebab jika kami perbaiki, kemungkinan besar akan rusak lagi sebulan kemudian,’’ bebernya.

Ia menjelaskan, selain melakukan penambalan jalan yang berlubang, ada juga petugas yang dikerahkan untuk membersihkan drainase dan parit untuk mencegah banjir.

‘’Petugas yang kami kerahkan siap untuk membersihkan drainase dan parit yang tersumbat. Hal ini dilakukan agar aliran air bisa mengalir dengan baik jika hujan tiba,’’ jelasnya.

Ia berharap, kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan karena bisa membuat aliran air tidak mengalir dengan baik. ‘’Kami juga mengimbau masyarakat agar menjaga lingkungan supaya tetap bersih. Terutama jangan membuang sampah di dalam parit, sehingga jika hujan tiba, air tidak tergenang dan tidak terjadi banjir,’’ imbuhnya.(tya)

Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |