Polisi Sediakan Buku Panduan Jalinbar
Rabu, 13 Juni 2018 - 13:27 WIB > Dibaca 406 kali
 
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -  Polres Kampar dan tim gabungan pada Operasi Ketupat Muara Takus 2018 di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) berusaha maksimal mengawal mudik. Selain membuka pos pengamatan hingga ke perbatasan Sumatera Barat, Polres Kampar juga menyediakan buku panduan mudik bagi para pemudik. Buku ini bisa didapatkan pemudik secara cuma-cuma selama mudik Idulfitri tahun ini. 
      
Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wan Mantazakka menjelaskan, buku panduan Jalan Lintas Barat disusun khusus untuk wilayah Hukum Polres Kampar. Buku ini sengaja dicetak sebagai inovasi untuk memaksimalkan Operasi Ketupat Muara Takus 2018. Tujuan utamanya, kata Kasat, tentunya untuk menekan angka kecelakaan dan mempermudah masyarakat yang ingin mudik. 
     
‘’Buku panduan ini memberikan gambaran dan penjelasan tentang situasi dan kondisi Jalur Lintas Barat yang melewati wilayah hukum Polres Kampar. Guna memudahkan perjalanan bagi pengguna jalan yang akan melewati Jalinbar, yaitu Jalan Riau-Sumbar, terutama saat arus mudik dan arus balik pada Idulfitri,’’ jelas Mantazakka.  
      
Buku itu sendiri menyajikan peta wilayah Kabupaten Kampar disertai lokasi pos pengamanan, Lokasi daerah rawan longsor, Jalur alternatif pada daerah rawan longsor, Lokasi titik rawan macet dan jalur alternatif di daerah rawan macet. Lokasi rawan kecelakaan, lokasi rumah sakit atau pelayanan kesehatan, lokasi bengkel, SPBU, masjid, rumah makan, terminal dan lokasi objek wisata juga bisa dilihat di buku tersebut.
    
Selain itu, buku panduan ini, Satlantas Polres Kampar juga memuat nomor telepon penting, pesan kamtibmas dan pesan Kapolri kepada pemudik. Polisi juga menyematkan doa sebelum bepergian di dalam buku agar pemudik tidak lupa untuk meminta keselamatan dari Tuhan Yang Maha Esa.      

"Untuk penyebaran, buku panduan Jalinbar wilayah Hukum Polres Kampar ini didistribusikan melalui pos pengamanan dan pos pelayanan Ops Ketupat Muara Takus 2018 Polres Kampar. Buku juga bisa didapatkan pemudik di Terminal Bangkinang, dan beberapa rumah makan. Kami juga serta telah posting melalui Media Sosial,’’ sebut Mantazakka yang baru bertugas beberapa bulan sebagai Kasat Lantas Polres Kampar ini. 
   
Lanjut Kasat, sudah seharusnya pengamanan mudik lintas barat lebih konfrehensif. Pasalnya jalur ini merupakan jalur utama arus mudik dan arus balik dari Provinsi Riau menjelang dan selama Idulfitri. Lintasan Jalan Riau-Sumbar merupakan salah satu jalur tersibuk pada musim mudik setiap tahunnya. 
    
‘’Kita ketahui bersama bahwa pada jalur ini selalu terjadi peningkatan kepadatan arus lalu lintas setiap menjelang Idulfitri. Untuk itu perlu diberikan panduan sebagai pedoman bagi pengguna jalan dalam rangka mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas. Semoga inovasi ini dapat berkontribusi bagi kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan masyarakat terutama saat perjalanan mudik,’’ tutupnya.(end)


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |