Sinarmas Forestry Berbagi Bersama Anak Yatim dan Fakir Miskin

Sinarmas Forestry Berbagi Bersama Anak Yatim dan Fakir Miskin
Rabu, 06 Juni 2018 - 18:18 WIB > Dibaca 270 kali
 
SUNGAIMANDAU (RIAUPOS.CO ) - Sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang berada diwilayah operasionalnya, Sinarmas forestry Arara Abadi distrik Minas/Rasau Kuning memberikan bantuan kepada anak yatim dan fakir miskin yang berada di 2 kampung di kecamatan Sungai Mandau.

Kampung yang mendapatkan bantuan tersebut yaitu kampung Sungai Selodang dan kampung Muara Bungkal, untuk kampung Sei Selodang bantuan yang diberikan kepada anak yatim adalah sebanyak 28 orang,sedangkan untuk fakir miskin sebanyak 20 orang.

Sementara untuk kampung Muara Bungkal bantuan yang diberikan kepada anak yatim sebanyak 13 orang, sedangkan untuk fakir miskin sebanyak 40 orang.

Humas Distrik Minas/Rasau Kuning Aep Mahmuddin SE menyampaikan, bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang berada diwilayah operasionalnya.

"Apalagi di bulan suci Ramadhan ini setidaknya kita ingin meringankan beban dan berbagi kepada masyarakat terutama kepada mereka yang kurang mampu serta pada anak yatim dan fakir miskin. dengan adanya program bantuan yang diberikan perusahaan berharap hubungan yang sudah berjalan semakin harmonis, lebih lanjut menurutnya dalam kesempatan yang sama perusahaan juga memberikan bantuan dalam rangka kegiatan selama Ramadhan dengan total bantuan senilai Rp20 juta," katanya.

Penghulu kampung Sei Selodang Afjafri menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diberikan perusahaan. "Alhamdulillah Arara Abadi memberikan bantuan untuk anak yatim dan fakir miskin semoga bantuan ini bisa berkelanjutan untuk tahun-tahun berikutnya," katanya.

Sementara itu Penghulu Kampung Muara Bungkal Tamrin SPd menyampaikan rasa terima kasih kepada perusahaan yang telah peduli kepada masyarakatnya, mudah-mudahan apa yang diberikan oleh perusahaan ini mendapatkan ridha dari Allah SWT.

Di samping itu juga dirinya mengapresiasi bantuan-bantuan lain yang telah dikucurkan oleh perusahaan. Saat ini menurutnya masyarakat yang kurang mampu ada sekitar 40 orang dengan bantuan yang diberikan ini dirasakan sangat bermanfaat bagi masyarakatnya, bagaimanapun pemerintahan desa juga sangat mendukung kegiatan ini karena masyarakat dan perusahaan tidak bisa dipisahkan.(fas)


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |