Manager Via Vallen Ricuh dengan Media saat Klarifikasi Pelecehan di Instagram

JADI SOROTAN PUBLIK
Manager Via Vallen Ricuh dengan Media saat Klarifikasi Pelecehan di Instagram
Rabu, 06 Juni 2018 - 17:30 WIB > Dibaca 437 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Unggahan pedangdut Via Vallen yang menyatakan dirinya mengalami cyber sexual harrasment di Instagram menyedot perhatian publik jagat maya belakangan ini.

Tak ayal, awak media pun beramai-ramai menyambangi Via di Studio Toha, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (6/6/2018), guna mendapatkan klarifikasi. Namun, bukan berita yang didapat, melainkan keributan yang memancing emosi yang didapat wartawan.

Keributan terjadi antara road manager Via Vallen dan awak media. Kala itu, awak media yang berbondong-bondong menghujani Via dengan berbagai pertanyaan pun membuat perempuan asal Sidoarjo itu bungkam.

Diakemudian diamankan beberapa manajernya ke ruangan khusus usai jumpa pers lagu Asian Games. Tak menyerah, rombongan wartawan yang terdiri atas berbagai media mengepung Via seolah tak meloloskannya pergi tanpa pernyataan.

Dalam pengejaran, Via tampak tertunduk dengan aman dilindungi tangan-tangan manajer yang siap mengempaskan wartawan. Tak ada satu pun pertanyaan wartawan yang dijawab Via.

Pertanyaan itu soal warganet yang balik mem-bully dan menuduhnya lebay, soal kebenaran oknum pesepakbola Marko Simic, juga maksud Via mengunggah di Instagram.

Adapun dari lantai dua hingga lantai satu, para wartawan jatuh-bangun mengejar Via. Namun, kebisuan tetap menjadi akhirnya. Via Vallen pun tiba di ruang pribadinya di lantai satu.

Saat diamankan, pintu langsung ditutup dengan sigap oleh para pengawalnya yang menghalang-halangi pewarta menggali fakta. Sempat bergumam pelan, Via mengatakan terima kasih masih sambil menunduk dan dijaga ketat.

Merasa telah menempatkan Via Vallen di ruangan yang aman, manajer yang sama kesalnya dengan para wartawan menarik salah satu kerah kaus wartawan. Perdebatan terjadi karena ketersinggungan.

Rekan sesama wartawan tak terima salah seorang temannya ada yang diperlakukan tidak baik, gerombolan wartawan melawan. Kericuhan tak dapat dihindari. Semua bekerja sesuai tanggung jawabnya, pewarta menggali informasi, sedang manajer artis mengamankan artis.

Kasus Via Vallen sendiri masih misteri. Sementara warganet terbagi menjadi dua oposisi, kubu yang memuji dan mengapresiasi tindakan Via dan kubu lain yang menganggap aksi Via lebay dan cari muka. (ce1/yln)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama

Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif |