Kemunduran Jika Bahasa Inggris Tidak Dipelajari Sejak SD
Selasa, 05 Juni 2018 - 09:25 WIB > Dibaca 552 kali
 
KOTA (RIAUPOS.CO) - Tidak dimasukkannya pelajaran Bahasa Inggris untuk sekolah dasar, dianggap sebagai suatu bentuk kemunduran. Hal ini disampaikan oleh Jakiman selaku pengamat pendidikan kepada Riau Pos, beberapa waktu lalu.

Disampaikannya bahwa keterampilan bahasa di era saat ini sangat penting untuk dikuasai. Pembelajaran bahasa baiknya dimulai dari usia sedini mungkin, karena digunakan untuk berkomunikasi. Jika sebelumnya termasuk dalam pembelajaran, dan tiba-tiba ditiadakan tentunya ini suatu kemunduruan.

"Melihat prioritas keperluan saat ini, bahasa Inggris jadi keperluan setiap orang untuk berkembang," ujarnya.

Selain itu, Jakiman juga mengatakan dilihat dari persentase penguasan bahasa Inggris pada tingkat SMP dan SMA, tidak semua siswa mampu menggunakan bahasa Inggris. "Pemerintah menganggap bahasa Inggris tidak penting," ujarnya.

Jakiman mengatakan dengan tidak mengenyampingkan pendidikan budaya, Bahasa Inggris juga penting diperkenalkan dan dipelajari. (cr4)






Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |