Berharap Keberkahan Malam Nuzulul Quran
TAUSIAH: Ustaz Abdul Somad LC MA memberikan tausiah pada tabligh akbar memperingati Nuzulul Quran 1439 Hijriah di Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau, Pekanbaru, Jumat (1/6/2018) malam. (MHD AKHWAN/RIAU POS)

Berharap Keberkahan Malam Nuzulul Quran
Sabtu, 02 Juni 2018 - 11:20 WIB > Dibaca 370 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Malam Nuzulul Quran di Masjid Agung An-Nur Provinsi Riau selepas Salat Tarawih, Jumat (1/6) malam berlangsung semarak. Ribuan jamaah memadati kawasan itu. Bisa dimaklumi karena dai kebanggaan Riau, Ustaz Abdul Somad (UAS) mengisi tausiah dalam tablig akbar yang mengangkat tema “Alquran Dijulang, Ulama Terbilang, Riau Cemerlang”.

Pantauan Riau Pos, jumlah jamaah yang hadir tidak tertampung dalam masjid.
Meski begitu, mereka tetap khidmat mengikuti tausiah dari luar masjid ber­alaskan plastik panjang yang digelar panitia. Jamaah yang hadir mulai memadati area parkiran sejak Magrib. Di jalan masjid itu, panitia juga menyediakan layar lebar agar jamaah bisa juga melihat tausiah UAS.

Hadir dalam kegiatan itu Plt Gubernur Riau (Gubri) H Wan Thamrin Hasyim dan ula­ma tafsir Riau Dr Musthafa Umar Lc MA. Acara itu juga merupakan penggalangan dana untuk pembelian asrama mahasiswa Riau di Mesir. Plt Gubri dalam kegiatan itu juga memberikan bantuan dana untuk pembangunan asrama bagi mahasiswa Riau di Kairo sebesar Rp100 juta.

Ustaz Mustafa Umar memaparkan, penggalangan dana itu salah satu program besar Provinsi Riau. Untuk bisa mewujudkan hal itu diperlukan dana Rp20 miliar. “Pembelian asrama yang sudah dicanangkan sejak 30 tahun lalu itu belum terwujud hingga saat ini. Malam ini ada 63 kotak yang dipegang relawan untuk menampung dana yang akan diberikan jamaah  yang hadir malam ini (malam tadi, red). Kami harapkan malam ini ada keberkahan,” ujar Mustafa Umar dalam kata sambutannya.

Dalam tausiahnya, UAS memaparkan saat ini ada 300 mahasiswa Riau di Kairo. Sejak dia pertama kali datang ke ibu kota Mesir itu pada 1998, mahasiswa di sana memerlukan rumah yang layak mereka tinggali.

“Sejak tahun itu hingga 2018 ini, setiap mahasiswa Al-Azhar yang pulang ke Riau selalu membawa proposal untuk pengajuan permohonan dana membangun asrama di sana, namun tidak juga terwujud hingga saat ini,” katanya.

UAS juga mengimbau jamaah yang datang memberikan bantuan terbaiknya demi bisa mewujudkan mimpi tersebut sesegera mungkin. “Bagi yang tidak membawa dana tunai, bisa langsung melakukan transfer tunai di mobil kas keliling yang tersedia di area Masjid Raya An-Nur pada malam ini,” imbaunya.

UAS juga mengatakan, Ramadan ini merupakan bulan yang menjadi mulia karena pada bulan ini, Alquran diturunkan. “Maka Allah katakan pada malam Nuzulul Quran ini sebagai malam yang penuh berkah. Alquran diturunkan pada malam yang penuh keberkahan,” sebutnya.

Amimma, jamaah dari Pangkalankerinci mengaku sengaja datang ke Pekanbaru untuk menyaksikan tausiah UAS. “Saya datang bersama orangtua malam ini. Sengaja untuk melihat tausiah UAS karena memang saya dan keluarga mengidolakan beliau,” ujar Amimma.(cr9)




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |