LE Tegas Tolak Caleg Mantan Napi Korupsi
JURU KAMPANYE: Wakil Ketua Koalisi Riau Bangkit Tanpa Korupsi Abdul Wahid saat menjadi juru kampanye paslon nomor urut 2 Lukman Edy- Hardianto, baru-baru ini. (TIM MEDIA LE-HARDIANTO FOR RIAU POS)

LE Tegas Tolak Caleg Mantan Napi Korupsi
Kamis, 31 Mei 2018 - 10:25 WIB > Dibaca 319 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Calon gubernur Riau nomor urut 2 Lukman Edy (LE) menyambut baik wacana Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang mantan napi korupsi menjadi calon legislatif. Karena, perbuatan korupsi sangat merugikan masyarakat luas. Meski telah dihukum dan bebas, tetap akan ada kekhawatiran perbuatan korupsi akan kembali diulang.

Hal itu dikemukan Wakil Ketua Koalisi Riau Bangkit Tanpa Korupsi (Tim Koaslisi LE) Abdul Wahid kepada Riau Pos, Rabu (30/5). “Saat ini ada banyak masyarakat yang berpeluang untuk bisa duduk di kursi DPRD. Jadi kenapa harus dipaksakan mantan terpidana korupsi,” katanya.

Disampaikan Wahid, sejak awal LE beserta Hardianto komitmen dan tegas menyatakan penolakan terhadap tindakan korupsi. Bahkan pasangan yang didukung koalisi Gerindra dan PKB itu memiliki tagline Riau bangkit tanpa korupsi.

“Pak LE dan Pak Hardianto juga telah menyiapkan sejumlah program terkait penanganan korupsi. Jadi sudan ditegaskan, bahwa LE-Hardianto mendukung segala bentuk pencegahan korupsi. Termasuk melarang caleg dari terpidana korupsi,”ungkapnya.

Terakhir, Wahid menyampaikan bahwa sikap tegas tersebut juga akan diterapkan dalam sistem Pemerintahan LE-Hardianto bila terpilih nanti.(nda/*)

Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif |