Diduga, Pimpinan Jaringan Radikal Tewas dalam Penyerangan Mapolda Riau

TEWASKAN SEORANG ANGGOTA POLISI
Diduga, Pimpinan Jaringan Radikal Tewas dalam Penyerangan Mapolda Riau
Kamis, 17 Mei 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 2167 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dugaan saat ini berkembang bahwa seorang pimpinan suatu kelompok suatu jaringan radikal ikut dalam penyerangan di Mapolda Riau, pada Rabu (16/5/2018) kemarin.

Dia sendiri meregang nyawa setelah tewas ditembak petugas dalam aksinya tersebut. Dalam insiden yang menegangkan saat itu, petugas berhasil melumpuhkan empat terduga teroris.

Keempatnya ialah Mur Salim alias Pak Ngah, 48, warga Kota Dumai; Adi Sugiyanto, 26, warga Jalan Raya Dumai Sei Pakning; Suwardi, 29, warga Kelurahan Gaung, Sungai Sembilan; serta Pogang, 45, warga Kelurahan Bukit Timah.

"Pak Ngah disebutkan sebagai pimpinan," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto dalam keterangan persnya, Kamis (17/5/2018) petang.

Akan tetapi, ketika ditanyakan Pak Ngah pimpinan dari kelompok mana, dia masih enggan untuk mengungkapkannya secara pasti.

"Pimpinan kelompok mana masih pendalaman anggota kami. Tapi ini terdeteksi dari kelompok pemanah," terangnya.

Di sisi lain, usai penyerangan yang terjadi di Mapolda Riau, tim gabungan langsung melakukan penggeledahan di beberapa lokasi di Kota Dumai, yang diduga sebagai kediaman dari para terduga teroris yang tewas. Personel dibagi dalam tiga tim.

Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif |