Mapolda Riau Jadi Sasaran Teror, Istana Bantah Aparat Kecolongan

SERAHKAN PENANGANAN KEPADA KEPOLISIAN
Mapolda Riau Jadi Sasaran Teror, Istana Bantah Aparat Kecolongan
Rabu, 16 Mei 2018 - 19:10 WIB > Dibaca 277 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pagi tadi, Rabu (16/5/2018), penyerangan oleh terduga teroris menggunakan senjata tajam menyasar Mapolda Riau. Dalam insiden itu, empat pelaku dinyatakan tewas.

Bahkan, seorang personel Polri bernama Ipda Auzar juga gugur dalam insiden itu. Terkait itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyerahkan sepenuhnya penanganan kejadian itu kepada kepolisian.

"Serahkan ke kapolri dan kapolri bekerja. Jangan nanti karena berita ini masyarakat jadi ada rasa takut berlebihan. Kami serahkan ke kepolisian dan sekarang melakukan kegiatan. Ada aksi, ada reaksi," katanya di Istana Negara, Jakarta, Rabu.

Mantan Panglima TNI itu memandang aksi beruntun yang diduga dilakukan jaringan terorisme setelah di Mako Brimob, Surabaya, dan kini di Pekanbaru, Riau itu merupakan reaksi atas tindakan tegas Polri terhadap mereka.

"Karena kepolisian menekan, jadi ada reaksi. Itu sudah hukum alam. Yang penting kami tidak boleh kendor, kepolisian tidak akan berhenti melakukan kegiatan itu," jelasnya.

Dia menyebut, penanganan terorisme tidak hanya dilakukan Polri, tetapi juga aparat intelijen, baik itu BIN maupun Bais TNI. Di samping itu, dia pun membantah aparat kecolongan dalam kasus itu.

"Enggak ada kecolongan," tutupnya. (fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif |