Bergelantungan with Style
(FOTO KOLEKSI PRIBADI)

Bergelantungan with Style
Selasa, 15 Mei 2018 - 10:22 WIB > Dibaca 1063 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Yoga sudah menjadi olahraga populer di kalangan wanita kota. Yoga banyak digemari karena manfaatnya yang luar biasa. Terlebih bagi para wanita. Nama olahraga ini juga semakin populer saat banyaknya artis papan atas yang memilih menekuni olahraga satu ini. Sebut saja Anjasmara, Raisa dan lainnya. Mereka tampak sering mem-posting foto tengah berlatih yoga di Instagram mereka.

Namun, tahukah Ladies bahwa yoga ini ternyata banyak jenisnya? Salah satu yang akan kita bahas adalah aerial yoga. Yoga satu ini merupakan gabungan dari yoga, pilates, dan tarian yang menggunakan hammock untuk melakukan olahraga secara menyeluruh. Nggak heran, jika untuk berlatih yoga ini memerlukan hammock atau ayunan yang digantung di atas langit-langit.

Menurut wanita yang sangat hobi dengan olahraga  satu ini, sekaligus instruktur Pekanbaru, Nila Quin, aerial yoga berbeda dari yoga biasa. “Aerial yoga, swing yoga, floating yoga, anti gravity itu hampir sama semua. Intinya dengan melakukan yoga di udara melawan gravitasi bumi. Kita bergantung di atas hammock khusus dan membuat gerakan-gerakan tertentu,” ujarnya.

Basicly, Nila sudah hobi dengan yoga sejak 2011 lho Ladies. Tapi, baru setahun terakhir dia menekuni yoga satu ini. Aerial yoga sendiri berasal dari New York City. Ini merupakan jenis olahraga baru yang diprakarsai oleh koreografer aerial bernama Christopher Harrison. Tapi, dengan cepat aerial yoga menyebar ke penjuru dunia hingga Pekanbaru.

Karena menggunakan hammock dalam membuat gerakan, hammock yang digunakan tentunya bukan sembarangan ya Ladies. Bukan yang seperti digunakan oleh para pendaki gunung itu. Namun, hammock yang digunakan adalah hammock berlisensi khusus yang dibuat dari bahan sutra.

Dikatakan Nila, hammock yang dipakai memiliki kekuatan besar dan anti melar. Sehingga mampu men-support berat badan saat melakukan gerakan bergelantungan dan terbang.

Gerakan tersebut dinilainya sebagai sesuatu yang menantang. Terlebih bagi seseorang yang sebelumnya sudah menguasai yoga seperti dirinya. “Keberadaan hammock ini menjadi tantangan tersendiri. Di mana kita harus bisa melawan rasa takut. Seperti takut ketinggian, takut jatuh dan lainnya. Memang diawal saya pribadi sempat merasakan ketakutan tersendiri. Tapi, setelah dicoba, rasanya menyenangkan bisa merasakan sensasi terbang dan melawan grafitasi dengan cara yang menyehatkan,” lanjut pemilik akun Instagram @nilaquin ini.



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |